Cara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Mendapat Anggaran

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:53 WIB
loading...
Cara Bupati Pangandaran...
Jeje Wiradinata beserta istri menggunakan pakaian warna merah di apit mantan Pjs Daud Achmad saat acara Milangkala ke 8/ Foto: Syamsul M
A A A
PARIGI - Dalam usia ke-8 tahun Kabupaten Pangandaran, pembangunan infrastruktur dinilai sudah hampir sejajar dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Barat.

Fakta tersebut terungkap dari beberapa dokumen yang terdapat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pangandaran.

Pada Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-8, SINDONEWS berhasil mewawancarai Bupati definitif pertama Jeje Wiradinata yang saat ini sedang dalam masa cuti pencalonan Bupati untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rabu, 9 Desember 2020 mendatang.

Kata Jeje, pada usia ke-8 tahun Kabupaten Pangandaran selama kurun waktu hampir 5 tahun dirinya menjadi Bupati fokus melakukan pembangunan infrastruktur jalan, puskesmas, RSUD, penataan wisata dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan.

"Puskesmas di 10 Kecamatan sudah bagus, saat ini Pangandaran punya 15 unit Puskesmas yang terdiri dari 11 Puskesmas rawat inap dan 4 Puskesmas pembantu dengan bangunan yang megah seperti hotel bintang tiga," kata Jeje.

Selain itu, Pangandaran sekarang sudah punya RSUD yang megah dan refersentatif ditunjang lagi dengan sarana jalan Kabupaten yang sudah hampir mendekati selesai dengan kondisi baik.

Tidak terkalahkan dengan Kabupaten/Kota lain di Jawa Barat, penataan objek wisata pun terus dilakukan sehingga menjadi daya tarik pengunjung untuk berwisata ke Pangandaran.

"Pembangunan fisik juga harus diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang handal, maka selama 5 tahun menjabat Bupati, keberpihakan APBD untuk pendidikan kami maksimalkan melalui Pangandaran Hebat," tambah Jeje.

Dijelaskan Jeje, untuk mewujudkan pembangunan tersebut tidak cukup jika hanya menggunakan APBD saja, namun ada anggaran yang bisa didapat dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.

"Kondisi anggaran belanja daerah hanya di bawah 30 persen dari APBD, sangat jarang daerah yang anggaran belanjanya di bawah 30 persen," terangnya.

Untuk mendapatkan anggaran dari Pemerintah Pusat dan Provinsi perlu keseriusan dan upaya loby yang meyakinkan.

"Banyak sekali anggaran yang diturunkan untuk Kabupaten Pangandaran dari Pemerintah Pusat dan Provinsi karena mereka melihat hasilnya maksimal," sambung Jeje.

Saat ditanya alasan Kabupaten Pangandaran selalu mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat dan Provinsi kata Jeje, setiap mendapatkan bantuan anggaran baik dari Pusat maupun Provinsi digunakan dengan benar sehingga membuat mereka percaya.

"Kalau kita dapat bantuan, terus batuan itu tidak menghasilkan apa-apa mereka jadi males memberikan lagi anggaran," terangnya.

Jika bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi dijadikan rumah dinas Bupati atau untuk pembelian kendaraan mobil dinas dirasakan Jeje kurang efektif karena tidak menyentuh masyarakat.

"Kami lebih mementingkan bantuan dari Pemerintah Pusan dan Provinsi untuk membangun sarana umum yang bisa dimanfaatkan masyarakat," pungkasnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Legislatif Partai...
Anggota Legislatif Partai Perindo Mohamad Irfain Dorong Peningkatan PAD Parigi Moutong
Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Arnol Aholai Door to Door Serap Curhatan Masyarakat Parigi Moutong
Gempa M6,1 Guncang Parigi...
Gempa M6,1 Guncang Parigi Moutong, Dirasakan di Palu hingga Gorontalo
Dukungan untuk Ahmad...
Dukungan untuk Ahmad Ali-Abdul Karim Meningkat di Parigi Moutong
Ahmad Ali Janji Ciptakan...
Ahmad Ali Janji Ciptakan 10 Ribu Usahawan Baru di Sulteng
Ahmad Ali: Petani Wajib...
Ahmad Ali: Petani Wajib Disejahterakan karena Mereka Pahlawan Pangan
Penanganan Karhutla...
Penanganan Karhutla di Parigi Moutong Jadi Sorotan Anggota DPR RI
Ingin Nyalon Wali Kota...
Ingin Nyalon Wali Kota Bandung, Ronal Surapradja Kaget Jadi Cawagub Jabar
PDIP Tegaskan Paslon...
PDIP Tegaskan Paslon Jeje-Ronal di Pilkada Jabar Bukan Kecelakaan
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved