Al-John Tawarkan Solusi Air Bersih untuk Warga Tana Toraja
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:30 WIB
loading...
Calon Wakil Bupati Tana Toraja John Diplomasi saat menyapa warga. Foto: Istimewa
A
A
A
TANA TORAJA - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja nomor urut 3 Albertus Patarru dan John Diplomasi (Al-John), punya solusi tersendiri untuk mengatasi persoalan air bersih di tengah masyarakat.
Termasuk untuk masyarakat di Lembang/desa Lemo Menduruk Kecamatan Malimbong Balepe. Di daerah tersebut warga kerap keluhkan ketersediaan air bersih .
Baca Juga: Albertus-John Punya Program Unggulan untuk Petani Tana Toraja
Padahal di desa ini sumber air sangat dekat, akan tetapi berbau dan warnanya ke cokelatan sehingga tidak layak untuk dikomsumsi.
"Memang diperlukan strategi pengelolaan air bersih yang tepat," ujar Calon Wakil Bupati John Diplomasi , saat merespons keluhan warga di daerah tersebut.
Dirinya menjelaskan, teknologi dalam penyediaan sanitasi dan air bersih perlu dikembangkan. Teknologi level standar tidak bisa betul-betul bekerja efektif pada pengairan.
"Dalam penyediaan air bersih, melakukan penyebaran sumber daya teknologi ke daerah-daerah lebih efektif daripada pemusatan di satu sektor. Bagaimanapun, sumber air yang tersedia tidak terletak pada satu titik saja," jelasnya.
Selain itu lanjutnya, kolaborasi antar masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan. "Kami akan melakukan pengadaan infrastruktur khususnya bidang air dan sanitasi ," pungkasnya.
Baca Juga: PDIP Tana Toraja Gelar TOT Pelatih Saksi dan Guraklih
Termasuk untuk masyarakat di Lembang/desa Lemo Menduruk Kecamatan Malimbong Balepe. Di daerah tersebut warga kerap keluhkan ketersediaan air bersih .
Baca Juga: Albertus-John Punya Program Unggulan untuk Petani Tana Toraja
Padahal di desa ini sumber air sangat dekat, akan tetapi berbau dan warnanya ke cokelatan sehingga tidak layak untuk dikomsumsi.
"Memang diperlukan strategi pengelolaan air bersih yang tepat," ujar Calon Wakil Bupati John Diplomasi , saat merespons keluhan warga di daerah tersebut.
Dirinya menjelaskan, teknologi dalam penyediaan sanitasi dan air bersih perlu dikembangkan. Teknologi level standar tidak bisa betul-betul bekerja efektif pada pengairan.
"Dalam penyediaan air bersih, melakukan penyebaran sumber daya teknologi ke daerah-daerah lebih efektif daripada pemusatan di satu sektor. Bagaimanapun, sumber air yang tersedia tidak terletak pada satu titik saja," jelasnya.
Selain itu lanjutnya, kolaborasi antar masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan. "Kami akan melakukan pengadaan infrastruktur khususnya bidang air dan sanitasi ," pungkasnya.
Baca Juga: PDIP Tana Toraja Gelar TOT Pelatih Saksi dan Guraklih
(agn)
Lihat Juga :