Kampanye Virtual, Appi-Rahman Kumpulkan 2.222 Warga Makassar
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Boleh jadi satu-satunya Paslon di Pilwalkot Makassar 2020 ini yang gencar menggelar kampanye secara virtual.
Kampanye virtual ini merupakan salah satu inisiatif dari penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU untuk merespons kondisi pandemi COVID-19.
Baca Juga: DPT Pilwalkot Makassar 2020 Berkurang Akibat Pandemi Covid-19
Dalam keterbatasan untuk mengumpulkan orang di masa kampanye KPU pun membolehkan sistem kampanye dilakukan secara online atau virtual.
Appi-Rahman pun memanfaatkan aturan tersebut dengan sebaik-baiknya, tak hanya sekali bahkan kampanye virtual Appi-Rahman yang digelar, Jumat (23/10/2020), merupakan seri ke-3.
Pada kampanye virtual sebelumnya, Appi-Rahman menghadirkan Sandiaga Uno sebagai narasumber dalam rangkaian talkshow membahas UMKM.
Bagi Tim Pemenangan Appi-Rahman , pandemi Covid-19 ini bukanlah halangan untuk mensosialisasikan jagoannya. Tetapi memanfaatkan kondisi ini untuk sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah mensosialisasikan bahaya COVID-19, virus yang telah menelan korban jiwa di seluruh penjuru dunia.
Kampanye virtual ini merupakan salah satu inisiatif dari penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU untuk merespons kondisi pandemi COVID-19.
Baca Juga: DPT Pilwalkot Makassar 2020 Berkurang Akibat Pandemi Covid-19
Dalam keterbatasan untuk mengumpulkan orang di masa kampanye KPU pun membolehkan sistem kampanye dilakukan secara online atau virtual.
Appi-Rahman pun memanfaatkan aturan tersebut dengan sebaik-baiknya, tak hanya sekali bahkan kampanye virtual Appi-Rahman yang digelar, Jumat (23/10/2020), merupakan seri ke-3.
Pada kampanye virtual sebelumnya, Appi-Rahman menghadirkan Sandiaga Uno sebagai narasumber dalam rangkaian talkshow membahas UMKM.
Bagi Tim Pemenangan Appi-Rahman , pandemi Covid-19 ini bukanlah halangan untuk mensosialisasikan jagoannya. Tetapi memanfaatkan kondisi ini untuk sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah mensosialisasikan bahaya COVID-19, virus yang telah menelan korban jiwa di seluruh penjuru dunia.
Lihat Juga :