Cabup Dadang Janjikan Rp100 Miliar per Tahun untuk Guru Ngaji
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, program tersebut sangat rasional dan sangat mungkin untuk diwujudkan. Terlebih, pihaknya juga telah menghitung kebutuhan anggaran tersebut dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung.
"Kami telah hitung, anggarannya sangat mencukupi. Kami sangat prihatin ketika misalnya para ustadz ini sakit. Rata-rata mereka tidak punya BPJS. Apalagi insentifnya juga sangat kecil. Insya Allah kami akan tingkatkan menjadi Rp500.000 per bulan," tegasnya.
Selain hanya bagi guru ngaji, ustadz, dan ustadzah, Dadang juga berjanji akan mendorong para santri, agar memiliki soft skill, sehingga nantinya dapat mandiri serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. "Sebab, saat ini, santri tidak hanya harus pandai dalam penguasaan ilmu agama," katanya.(Baca:Seperti ini, Big Data Bisa Dongkrak Efisiensi BPJS Kesehatan )
Dadang menegaskan, pasangan Bedas yang diusung PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS serta didukung lima parpol non-parlemen, di antaranya Perindo sangat berkepentingan memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, ustadz, dan ustadzah, termasuk pondok pesantren sebagai pencetak generasi muslim yang berkarakter dan Islami.
"Saya juga adalah produk pendidikan diniyah dan pesantren. Mereka tanpa pamrih mendidik putra-putri kita di pengajian, tapi kadang kita sering lupa tidak memperhatikan kesejahteraan mereka," katanya.
"Kami telah hitung, anggarannya sangat mencukupi. Kami sangat prihatin ketika misalnya para ustadz ini sakit. Rata-rata mereka tidak punya BPJS. Apalagi insentifnya juga sangat kecil. Insya Allah kami akan tingkatkan menjadi Rp500.000 per bulan," tegasnya.
Selain hanya bagi guru ngaji, ustadz, dan ustadzah, Dadang juga berjanji akan mendorong para santri, agar memiliki soft skill, sehingga nantinya dapat mandiri serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. "Sebab, saat ini, santri tidak hanya harus pandai dalam penguasaan ilmu agama," katanya.(Baca:Seperti ini, Big Data Bisa Dongkrak Efisiensi BPJS Kesehatan )
Dadang menegaskan, pasangan Bedas yang diusung PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS serta didukung lima parpol non-parlemen, di antaranya Perindo sangat berkepentingan memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, ustadz, dan ustadzah, termasuk pondok pesantren sebagai pencetak generasi muslim yang berkarakter dan Islami.
"Saya juga adalah produk pendidikan diniyah dan pesantren. Mereka tanpa pamrih mendidik putra-putri kita di pengajian, tapi kadang kita sering lupa tidak memperhatikan kesejahteraan mereka," katanya.
(don)
Lihat Juga :