Jalan Rusak di Pangkep Akan Jadi Prioritas Paslon Anir-Lutfi

Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:15 WIB
loading...
Jalan Rusak di Pangkep...
Warga keluhkan jalan di Kabupaten Pangkep. Foto: Istimewa
A A A
PANGKEP - Warga Jalan Ketimun Barat, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene , mengeluhkan rusaknya jalan di daerahnya. Kondisinya yang berlubang, mengakibatkan jalan menjadi berlumpur dan digenangi air ketika musim hujan. Sangat tidak nyaman dilalui.

Salah satu warga, Syamsul Alam mengakui, jalanan yang terletak di samping SDN 34 itu, merupakan satu-satunya akses yang tiap hari dilalui 20 lebih kepala keluarga.

Baca Juga: Bertarung di Pilkada Pangkep, Anir-Lutfi Tak Gentar Lawan 3 Paslon

Syamsul mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat, untuk melakukan perbaikan. Namun hingga kini belum diperbaiki.

"Sudah saya lapor ke lurah dan sudah diukur. Tapi katanya belum bisa diperbaiki nanti bulan Februari katanya. Karena uang perbaikan itu dialihkan ke penanganan pandemi Covid-19 yang katanya lebih mendesak kebutuhannya," kata Syamsul, Selasa (20/10/2020).

Syamsul menduga, genangan air ini terjadi akibat buruknya drainase. Dan ternyata, rusaknya jalan ini sudah pernah memakan korban jiwa.

"Dulu ada kejadian orang meninggal karena jatuh di got samping jalan itu. Ceritanya dia ke masjid naik sepeda mau salat subuh. Tapi karena hujan dan air tergenang di jalan itu, dia nda lihat got di sampingnya akibatnya jatuh. Katanya dia pakai jas hujan, mungkin tertutupi pernapasannya jadi meninggal di got situ. Makanya sejak kejadian itu dipasang penutup paritnya," kata Ancu sapaan akrab Syamsul.

Ancu yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan ini menambahkan, solusi sementara yang dibutuhkan warga sekitar, yakni penimbunan pasir agar tidak menambah parah kerusakan jalanan.

"Maunya kalau memang belum bisa diperbaiki, baiknya ditaruh pasir biar tidak becek. Cemburu ki juga lihat jalanan di sebelah sudah bagus, bisa lewat mobil. Kayaknya cuma di sini yang belum bagus. Bagus semua mi itu di samping," katanya.

Baca Juga: Partai Berkarya Usung AIZ-Risma di Pilkada Pangkep 2020

Anggota tim kampanye Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), Ita mendapat kabar terkait kerusakan jalan tersebut. Ita mengatakan, jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang seharusnya telah selesai dibangun.

"Jalan itu infrastruktur dasar, artinya kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk berinteraksi, melakukan kegiatan ekonomi, sosial jadi jangan sampai ada hambatan di situ. Kalau ada kerusakan akan mengganggu aktivitas ekonomi dan menggangu kebutuhan masyarakat," kata Ita, Rabu (21/10/2020).

Dia menjelaskan, dari pandangan paslon nomor urut 4 ini, kebutuhan dasar masyarakat tersebut pasti akan menjadi prioritas satu-satunya calon bupati perempuan Pangkep ini. Konsep infrastruktur dasar paslon dengan tagline Pangkep Sejahtera ini, akan dilakukan melalui pembangunan gerbang kota Pangkajene. Sehingga hal yang mendasar seperti akses jalan pasti menjadi prioritas Anir-Lutfi.

Selain gerbang dan jalan, masyarakat Pangkep juga bakal menikmati konsep pembangunan sungai dan jembatan Pangkajene untuk dimanfaatkan sebagai usaha dan wisata kota.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Rahman-Muammar,...
MK Tolak Gugatan Rahman-Muammar, MYL: Mari Sama-sama Bangun Pangkep
Kuasa Hukum KPU Pangkep...
Kuasa Hukum KPU Pangkep Sebut Permohonan Pemohon Cacat Formil
KPU Pangkep Siap Hadapi...
KPU Pangkep Siap Hadapi Gugatan Rahman Assegaf-Muammar di MK
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved