Jelang Vaksinasi di Bodebek, Kang Emil: Butuh Ilmu Penyuntikan

Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:50 WIB
loading...
Jelang Vaksinasi di...
Sebanyak 9,1 juta warga di Republik Indonesia (RI) rencananya akan disuntik vaksin COVID-19 pada November hingga Desember 2020. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku membutuhkan ilmu terkait tata cara penyuntikan vaksin COVID-19 yang akurat dan cepat jelang vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

(Baca juga: Janda di Madina Ajak Anaknya yang Masih SMP untuk Jualan Ganja )

Seperti diketahui, sebanyak 9,1 juta warga di Republik Indonesia (RI) rencananya akan disuntik vaksin COVID-19 pada November hingga Desember 2020 dengan vaksin COVID-19 yang dibeli pemerintah pusat dari tiga produsen vaksin asal China.

Dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2020), Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengajukan permintaan vaksinasi COVID-19 bagi tiga juta warga di wilayah Bodebek yang selama ini menjadi episentrum penyebaran COVID-19 .

Pekan ini, Pemprov Jabar pun akan menggelar simulasi vaksinasi di Kota Depok untuk mengecek kesiapan sekaligus sebagai respons cepat Pemprov Jabar terhadap pembelian vaksin oleh pemerintah pusat.

(Baca juga: Leprid Anugerahi Didi Kempot Sebagai Maestro Pop Jawa dan Campursari )

Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar itu menyatakan, pihaknya selalu meminta masukan dari para ahli, termasuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam setiap kebijakan penanggulangan pandemi COVID-19 , termasuk rencana vaksinasi COVID-19 di Indonesia, khususnya Jabar.

"Kalau boleh, saya ingin mendapatkan ilmu dengan akurat dan cepat dari WHO tentang penyuntikan vaksin di wilayah Bodebek," ujar Kang Emil saat mengikuti expert briefings bersama Senior Advisor WHO, Diah Satyani Saminarsih dan Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Akmal Taher, melalui konferensi video, Selasa (20/10/2020).

Dengan masukan dari WHO, lanjut Kang Emil, sebagai pejabat publik, dirinya bisa menjelaskan kepada masyarakat terkait tata cara penyuntikan vaksin yang tepat. "Jadi, ketika saya memberikan informasi kepada masyarakat, saya bisa menjelaskan secara rasional," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Dedikasi Konservasi...
Dedikasi Konservasi Alam, Ronny Lukito Terima Anugerah Kujang dari Budayawan Jabar
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved