Begini Bunyi Provokasi di Akun Media Sosial Penggerak Pelajar Demo
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:05 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polisi membeberkan contoh-contoh isi akun media sosial Facebook dan Instagram yang dipakai tiga remaja berinisial MLAI (16), WH (16), dan SN (17) untuk menggerakkan para pelajar melakukan aksi demo di Istana Negara, Jakarta Pusat.
"Jadi isinya itu berbagai ajakan dan undangan melalui medsos FB dan Instagram dengan maksud berbuat rusuh dan ricuh," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa (20/10/2020).
Menurutnya, ajakan kerusuhan itu disampaikan mereka melalui akun Facebook STM se-Jabodetabek yang mana anggotanya ada 21 ribu lebih dan akun Instagram @panjang.umur.perlawan yang mana followernya sekitar 11 ribu lebih untuk terlibat demo pada 8, 13, dan 20 Oktober 2020. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi Ditutup)
Misalnya mengajak pelajar membawa peralatan masker, kacamata renang, odol, raket untuk memukul gas air mata, molotov, petasan, bebatuan, botol kaca, dan lainnya.
"Contoh ada tulisan, buat kawan-kawan ogut, jangan lupa bawa peralatan, termasuk sajam, botol, kaca atau gir motor supaya polisinya jatuh, seperti itu ajakannya," kata Argo.
"Jadi isinya itu berbagai ajakan dan undangan melalui medsos FB dan Instagram dengan maksud berbuat rusuh dan ricuh," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa (20/10/2020).
Menurutnya, ajakan kerusuhan itu disampaikan mereka melalui akun Facebook STM se-Jabodetabek yang mana anggotanya ada 21 ribu lebih dan akun Instagram @panjang.umur.perlawan yang mana followernya sekitar 11 ribu lebih untuk terlibat demo pada 8, 13, dan 20 Oktober 2020. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi Ditutup)
Misalnya mengajak pelajar membawa peralatan masker, kacamata renang, odol, raket untuk memukul gas air mata, molotov, petasan, bebatuan, botol kaca, dan lainnya.
"Contoh ada tulisan, buat kawan-kawan ogut, jangan lupa bawa peralatan, termasuk sajam, botol, kaca atau gir motor supaya polisinya jatuh, seperti itu ajakannya," kata Argo.
Lihat Juga :