SCWI Nilai Risma Halalkan Segala Cara untuk Menangkan Eri-Armuji
Senin, 19 Oktober 2020 - 16:46 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dinilai sudah sangat tidak netral sebagai kepala daerah. Foto: SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Koordinator Surabaya Coruption Watch Indonesia (SCWI) Hari Cipto Wiyono menegaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah sangat tidak netral sebagai kepala daerah.
Bahkan cenderung menghalalkan segala cara untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji dalam Pilwali Surabaya 2020.(Baca juga : Ada Risma di APK, Tim Eri-Armuji: Cinta Rakyat Tak Bisa Dibendung )
"Bu Risma tidak netral dan menggunakan kekuasaannya agar Eri menang, dan juga menghalalkan semuanya untuk memenangkan Eri," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).
Hari mengungkapkan, Risma menggerakkan RT/RW untuk memenangkan Eri Cahyadi. Buktinya, para pengurus RW digelontor dana sebesar Rp1 miliar dengan dalih program pembangunan dari Musrembang. Sayangnya, uang miliaran itu tidak jelas peruntukannya.
"Di tempat saya dan tempat sekretaris saya di Keputih digelontor Rp1 miliar, tapi peruntukannya untuk apa ngak jelas, tapi katanya itu program musrembang," tegasnya.
Hari sangat menyayangkan sikap Risma yang cenderung berpihak dan menghalalkan segala cara. Harusnya, meski memiliki jago dalam Pilwali Surabaya, bisa bertarung secara demokratis.
Bahkan cenderung menghalalkan segala cara untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji dalam Pilwali Surabaya 2020.(Baca juga : Ada Risma di APK, Tim Eri-Armuji: Cinta Rakyat Tak Bisa Dibendung )
"Bu Risma tidak netral dan menggunakan kekuasaannya agar Eri menang, dan juga menghalalkan semuanya untuk memenangkan Eri," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).
Hari mengungkapkan, Risma menggerakkan RT/RW untuk memenangkan Eri Cahyadi. Buktinya, para pengurus RW digelontor dana sebesar Rp1 miliar dengan dalih program pembangunan dari Musrembang. Sayangnya, uang miliaran itu tidak jelas peruntukannya.
"Di tempat saya dan tempat sekretaris saya di Keputih digelontor Rp1 miliar, tapi peruntukannya untuk apa ngak jelas, tapi katanya itu program musrembang," tegasnya.
Hari sangat menyayangkan sikap Risma yang cenderung berpihak dan menghalalkan segala cara. Harusnya, meski memiliki jago dalam Pilwali Surabaya, bisa bertarung secara demokratis.
Lihat Juga :