Touring Communty To Lake Toba, Kemenparekraf dan BPODT Ajak Pelaku Wisata Terapkan CHSE
Minggu, 18 Oktober 2020 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Dimana saat kegiatan malam keakraban sesama komunitas yang telah digelar mulai Jumat 16 Oktober 2020 disambut langsung Kepala Dinas Pariwisata Toba Jhon Pieter Silalahi bersama utusan Wakil Gubernur Sumatera Utara juga mewakili Dinas Pariwisata Sumut Debi.
Perjalanan tur dikemas TICC dengan menjajal rute dan destinasi wisata terbaru, seperti Bukit Senyum di Sibisa, Desa Wisata Hutan Girsang Simandalahi, dan terakhir ke Air Terjun Situmurun. Semua peserta dibebaskan berekspresi namun tetap mengangkat destinasi wisata melalui media sosial masing-masing.
"Terima kasih kepada pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba), di mana kegiataan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar," ungkao Wikky Syafri, ketua panitia touring dari TICC, Minggu (18/10/2020).
Axel SJ Saragih salah satu peserta gowes yang ikut touring merasa bangga dan senang dengan kegiatan ini. "Saya sangat antusias dengan adanya Touring Community to Lake Toba ini dimana kegiatan ini mampu memadukan pariwisata, adventure dan budaya," timpal Axel Saragih.
Perjalanan tur dikemas TICC dengan menjajal rute dan destinasi wisata terbaru, seperti Bukit Senyum di Sibisa, Desa Wisata Hutan Girsang Simandalahi, dan terakhir ke Air Terjun Situmurun. Semua peserta dibebaskan berekspresi namun tetap mengangkat destinasi wisata melalui media sosial masing-masing.
"Terima kasih kepada pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba), di mana kegiataan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar," ungkao Wikky Syafri, ketua panitia touring dari TICC, Minggu (18/10/2020).
Axel SJ Saragih salah satu peserta gowes yang ikut touring merasa bangga dan senang dengan kegiatan ini. "Saya sangat antusias dengan adanya Touring Community to Lake Toba ini dimana kegiatan ini mampu memadukan pariwisata, adventure dan budaya," timpal Axel Saragih.
(sms)
Lihat Juga :