Telkom Papua Janji Naikkan Kekuatan Sinyal di Kabupaten Puncak
Minggu, 18 Oktober 2020 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya sejak tahun 2013 sampai 2020 ini, PT Telkomsel hanya menyanggupi kekuatan jaringan internet sebesar 5 MBps. Padahal situasi dan perkembangan kepadatan kebutuhan pemerintahan, maupun arus masuk penduduk Kota Ilaga, Kabupaten Puncak , terus bertambah. Tentunya kekuatan tersebut tidak mampu mencukupi semua kebutuhan warga.
"Kita sudah membuat surat ke Kemenkominfo, maupun ke pimpinan PT Telkom, dan PT Telkomsel, namun sampai saat ini masih begini saja, tidak pernah ada perubahan," ungkapnya. (Baca juga: Emak-emak di Bone Joget Heboh di Hotel, Ini Kata Satgas COVID-19 )
Karena fasilitas internet dan komunikasi yang disediakan dari PT Telkomsel hanya 5 MBps, sementara kebutuhan terus meningkat, apalagi dimasa pendemi COVID-19 yang semua urusan menggunakan internet, maka pemerintah terpaksa mengambil langkah dengan menyewa pihak ketiga untuk membantu meningkatkan fasilitas internet di Kabupaten Puncak . Setiap tahun harus menganggarkan Rp4 miliar, untuk peningkatan kemampuan internet.
"Kehadiran anggota Komisi I DPR, Yan Mandenas dan rombongannya, kita diharapkan membantu meningkatkan kualitas telekominikasi di Kabupaten Puncak, karena kebutuhan telekomuniksi internet di Kabupaten Puncak Papua, khususnya di wilayah Ibu Kota Ilaga, Gome, dan sekitarnya, selalu meningkat," tegasnya.
Terkait dengan hal tersebut, General Maneger PT Telkom Witel Papua, Sugeng Widodo, yang baru mengetahui bahwa kualitas kekuatan Telkomsel di Ibu Kota Kabupaten Puncak , hanya sebesar 5 Mbps, berjanji akan berusaha dalam waktu dua bulan ini untuk melakukan peningkatan.
Bulan November hingga Desember, dia akan mengirim timnya ke Ilaga, Kabupaten Puncak , untuk membantu meningkatkan kekuatan jaringan telekomunikasi di Ilaga. Dirinya bejanji akan meningkatkan menjadi 100 Mbps, dengan cara menembak menggunakan jaringan radio.
"Harusnya kebutuhan di Ibu Kota Kabupaten Puncak , mencapai 100 lebh MBPs, sementara yang baru dilayani hanya 5 Mbps. Wajar tidak bisa sms, dan telepon ketika banyak pelanggan menggunakan. Apalagi mengirim gambar dan video. Sehingga kita segera tingkatkan dengan menambah menjadi lebih 100 Mbps. Saya akan usahakan sebelum akhir tahun 2020, sudah bisa dinaikan," tegasnya.
"Kita sudah membuat surat ke Kemenkominfo, maupun ke pimpinan PT Telkom, dan PT Telkomsel, namun sampai saat ini masih begini saja, tidak pernah ada perubahan," ungkapnya. (Baca juga: Emak-emak di Bone Joget Heboh di Hotel, Ini Kata Satgas COVID-19 )
Karena fasilitas internet dan komunikasi yang disediakan dari PT Telkomsel hanya 5 MBps, sementara kebutuhan terus meningkat, apalagi dimasa pendemi COVID-19 yang semua urusan menggunakan internet, maka pemerintah terpaksa mengambil langkah dengan menyewa pihak ketiga untuk membantu meningkatkan fasilitas internet di Kabupaten Puncak . Setiap tahun harus menganggarkan Rp4 miliar, untuk peningkatan kemampuan internet.
"Kehadiran anggota Komisi I DPR, Yan Mandenas dan rombongannya, kita diharapkan membantu meningkatkan kualitas telekominikasi di Kabupaten Puncak, karena kebutuhan telekomuniksi internet di Kabupaten Puncak Papua, khususnya di wilayah Ibu Kota Ilaga, Gome, dan sekitarnya, selalu meningkat," tegasnya.
Terkait dengan hal tersebut, General Maneger PT Telkom Witel Papua, Sugeng Widodo, yang baru mengetahui bahwa kualitas kekuatan Telkomsel di Ibu Kota Kabupaten Puncak , hanya sebesar 5 Mbps, berjanji akan berusaha dalam waktu dua bulan ini untuk melakukan peningkatan.
Bulan November hingga Desember, dia akan mengirim timnya ke Ilaga, Kabupaten Puncak , untuk membantu meningkatkan kekuatan jaringan telekomunikasi di Ilaga. Dirinya bejanji akan meningkatkan menjadi 100 Mbps, dengan cara menembak menggunakan jaringan radio.
"Harusnya kebutuhan di Ibu Kota Kabupaten Puncak , mencapai 100 lebh MBPs, sementara yang baru dilayani hanya 5 Mbps. Wajar tidak bisa sms, dan telepon ketika banyak pelanggan menggunakan. Apalagi mengirim gambar dan video. Sehingga kita segera tingkatkan dengan menambah menjadi lebih 100 Mbps. Saya akan usahakan sebelum akhir tahun 2020, sudah bisa dinaikan," tegasnya.
Lihat Juga :