Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Penyaluran Elpiji 3 Kg di Bintan
Minggu, 18 Oktober 2020 - 07:02 WIB
loading...
Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Penyaluran Elpiji 3 Kg di Bintan. Foto/Ist
A
A
A
BATAM - Temuan sidak oleh Pertamina , Disperindag dan kepolisian terungkap akibat ulah pengecer yang membeli elpiji 3 kg dari pangkalan sehingga warga kesulitan memperoleh elpiji 3 kg.
"Dalam menyikapi hal tersebut, kami melakukan beberapa langkah yang pertama berupa penambahan fakultatif elpiji 3 kg sebanyak 1.120 tabung di sejumlah wilayah Kabupaten Bintan," ujar Pjs Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumbagut Nurhidayanto, dalam siaran persnya Sabtu (17/10/20).
Sebanyak 820 tabung disebar ke wilayah Tanjung Uban, Bintan Utara, serta 300 tabung di wilayah Bintan Timur. Ditambahkan Nurhidayanto, langkah yang kedua yakni Pertamina memperketat pemgawasan penyaluran elpiji 3 kg.
"Dengan menetapkan pangkalan hanya boleh menjual satu tabung perkepala keluarga (KK), setiap pembeli juga diwajibkan membawa foto kopi KTP," ungkapnya.
Pihaknya juga menegaskan kembali ke pangkalan agar menjual elpiji 3 kg sesuai HET. Penambahan ini dilaksanakan karena terjadinya lonjakan permintaan elpiji 3 kg.
"Hasil pengamatan kami, kenaikan permintaan dikarenakan di tengah kondisi pandemi sebagian warga beralih profesi menjadi pengecer elpiji," katanya.
"Dalam menyikapi hal tersebut, kami melakukan beberapa langkah yang pertama berupa penambahan fakultatif elpiji 3 kg sebanyak 1.120 tabung di sejumlah wilayah Kabupaten Bintan," ujar Pjs Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumbagut Nurhidayanto, dalam siaran persnya Sabtu (17/10/20).
Sebanyak 820 tabung disebar ke wilayah Tanjung Uban, Bintan Utara, serta 300 tabung di wilayah Bintan Timur. Ditambahkan Nurhidayanto, langkah yang kedua yakni Pertamina memperketat pemgawasan penyaluran elpiji 3 kg.
"Dengan menetapkan pangkalan hanya boleh menjual satu tabung perkepala keluarga (KK), setiap pembeli juga diwajibkan membawa foto kopi KTP," ungkapnya.
Pihaknya juga menegaskan kembali ke pangkalan agar menjual elpiji 3 kg sesuai HET. Penambahan ini dilaksanakan karena terjadinya lonjakan permintaan elpiji 3 kg.
"Hasil pengamatan kami, kenaikan permintaan dikarenakan di tengah kondisi pandemi sebagian warga beralih profesi menjadi pengecer elpiji," katanya.
Lihat Juga :