Cerita Kakek Lumpuh Hidup Memprihatinkan di Gubuk Bambu Reyot
Kamis, 07 Mei 2020 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Salah seorang kerabat, Karis menceritakan, Mbah Slamet sejak muda kerja serabutan. Pria itu pernah ikut kerja seorang pemborong di Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur. Mbah Slamet juga pernah menikah hingga memiliki anak.
"Mbah Slamet sempat menikah dan memiliki satu anak. Namun ketika anaknya berusia satu bulan, istrinya kabur dan tidak kembali," ujar Kasir, Rabu (6/5/2020).
"Anak semata wayangnya itu kini juga sudah meninggal. Sebelum meninggal pernah menikah dan memiliki satu anak (cucu Mbah Slamet). Setelah ayahnya meninggal, cucu Mbah Slamet ini ikut ibunya di Kediri. Sehingga kini Mbah Slamet hanya sendirian di sini," ungkapnya.
Kondisi Mbah Slamet itu mengetuk hati warga sekitar. Pernah ditawari untuk tinggal di rumah warga, tapi Mbah Slamet menolak. Dia lebih memilih tinggal sendiri di gubuk. Warga pun bergiliran mengirimkan makanan bagi Mbah Slamet.
"Makan kita yang ngasih, kadang tetangga juga. Dulu sempat saya buatkan kamar di rumah saya agar bisa ditempati. Namun Mbah Slamet tidak mau, dan memilih tetap di rumahnya yang kondisinya seperti itu. Saya tidak berani memaksa," ujarnya.
"Mbah Slamet sempat menikah dan memiliki satu anak. Namun ketika anaknya berusia satu bulan, istrinya kabur dan tidak kembali," ujar Kasir, Rabu (6/5/2020).
"Anak semata wayangnya itu kini juga sudah meninggal. Sebelum meninggal pernah menikah dan memiliki satu anak (cucu Mbah Slamet). Setelah ayahnya meninggal, cucu Mbah Slamet ini ikut ibunya di Kediri. Sehingga kini Mbah Slamet hanya sendirian di sini," ungkapnya.
Kondisi Mbah Slamet itu mengetuk hati warga sekitar. Pernah ditawari untuk tinggal di rumah warga, tapi Mbah Slamet menolak. Dia lebih memilih tinggal sendiri di gubuk. Warga pun bergiliran mengirimkan makanan bagi Mbah Slamet.
"Makan kita yang ngasih, kadang tetangga juga. Dulu sempat saya buatkan kamar di rumah saya agar bisa ditempati. Namun Mbah Slamet tidak mau, dan memilih tetap di rumahnya yang kondisinya seperti itu. Saya tidak berani memaksa," ujarnya.
Lihat Juga :