Ditpolair Polda Kalbar Amankan 1.000 Batang Kayu Ilegal di Sungai Kapuas

Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:49 WIB
loading...
Ditpolair Polda Kalbar...
Penyidik Ditpolair Polda Kalbar menunjukkan kayu ilegal yang berhasil diamankan. Foto/INEWSTv/Uun Yuniar
A A A
PONTIANAK - Ditpolair Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan seribu batang kayu olahan tanpa dokumen resmi atau ilegal yang dibawa salah satu kapal motor di kawasan perairan Sungai Kapuas, dekat steher Gang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

“Dari pengakuan pelaku, kayu ilegal berbagai ukuran ini didapat dari hutan sekitar Sungai Asam, Desa Sukalanting,” kata Kanit Lidik Gakkum Ditpolair Polda Kalbar Iptu Jumari Setiawan kepada wartawan, Rabu (14/10/2020). (BACA JUGA: Pelihara Elang Jawa dan 4 Satwa Liar Tanpa Izin, Warga Sekadau Diamankan )

Iptu Jumari mengemukakan, penangkapan bermula ketika petugas yang mendapati laporan mendatangi lokasi. Di tempat tersebut, kawasan perairan Sungai Kapuas dekat steher Gang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupten Kubu Raya, petugas menemukan sebuah kapal membawa kayu ilegal. (BACA JUGA: Sebar Hoaks Omnibus Law dan Ajak Demo Anarkistis, Pelajar di Kalbar Ditangkap Polisi )

“Petugas langsung melakukan pemberhentian dan penangkapan terhadap pemilik seribu batang kayu ilegal berinsial SM yang saat itu membawa kayu olahan dengan kapal motor,” ujar Iptu Jumari.

Setelah dilakukan interogasi, tutur Kanit Lidik Gakkum, pelaku berserta barang bukti langsung di bawa ke Mako Polair Polda Kalbar.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat undang undang tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta," kata Kanit Lidik Gakkum Ditpolair Polda Kabar.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Kronologi Helikopter...
Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat
Pemprov Jambi dan APHI...
Pemprov Jambi dan APHI Kolaborasi Pencegahan Karhutla-Pengembangan Multiusaha Kehutanan
Helikopter Hilang Kontak...
Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Kunci Percepatan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di Kalbar
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Indonesia-AS Perkuat...
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Produk Kehutanan Berbasis Keberlanjutan
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved