Pjs Gubernur Kepri Segera Ajukan ke Pusat Agar Buka Wisata Lagoi untuk Wisman
Selasa, 13 Oktober 2020 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Bahtiar juga mengaku bangga dan memberikan apresiasi setingi-tinginya kepada pihak pemgelola kawasan wisata Lagoi, dimana setelah keliling dan melihat kawasan wisata Lagoi, Bintan yang sudah sangat siap dalam menyongsong kedatangan wisman dimasa pandemi Covid-19.
Jadi tidak ada alasan bagi siapapun yang mau datang dan berkunjung ke kawasan wisata Lagoi ini. Sebab, semua sudah terjamin dan sangat ketat penerapan protokol kesehatannya. "Bahkan pengelola wisata Lagoi akan memiliki alat PCR sendiri, untuk pengecekan apabila ada yang terindikasi Covid-19," ujar Bachtiar.
Dengan mewabahnya COVID-19 ini tutur Bahtiar, diakuinya kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi turun sangat derastis. Tentunya kondisi ini memukul dunia pariwisata di Lagoi dan umumnya di Indonesia.
"Kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi tahun 2019 lalu mencapai 1.272.509 orang. Namun kunjungan wisman dan lokal sejak awal tahun 2020 hingga saat ini hanya 163.541 orang saja," tutur Pjs Gubernur Kepri.
Dengan penurunan jumlah kunjungan wisman ini tentunya pendapatan asli daerah (PAD) baik Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemprov Kepri turun derastis. "Untuk itu kita akan usulkan pembukaan kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi ini dan pastinya PAD akan mengikutinya," ungkap dia.
Jadi tidak ada alasan bagi siapapun yang mau datang dan berkunjung ke kawasan wisata Lagoi ini. Sebab, semua sudah terjamin dan sangat ketat penerapan protokol kesehatannya. "Bahkan pengelola wisata Lagoi akan memiliki alat PCR sendiri, untuk pengecekan apabila ada yang terindikasi Covid-19," ujar Bachtiar.
Dengan mewabahnya COVID-19 ini tutur Bahtiar, diakuinya kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi turun sangat derastis. Tentunya kondisi ini memukul dunia pariwisata di Lagoi dan umumnya di Indonesia.
"Kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi tahun 2019 lalu mencapai 1.272.509 orang. Namun kunjungan wisman dan lokal sejak awal tahun 2020 hingga saat ini hanya 163.541 orang saja," tutur Pjs Gubernur Kepri.
Dengan penurunan jumlah kunjungan wisman ini tentunya pendapatan asli daerah (PAD) baik Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemprov Kepri turun derastis. "Untuk itu kita akan usulkan pembukaan kunjungan wisman dan lokal ke Lagoi ini dan pastinya PAD akan mengikutinya," ungkap dia.
Lihat Juga :