Fakta Baru Kasus Prank Bingkisan Sampah, Orang Tua Diduga Bantu Ferdian Kabur
Rabu, 06 Mei 2020 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi setelah tim kami melakukan penyelidikan untuk menangkap para tersangka, kami mendapat informasi dari masyarakat, ada yang melihat mobil yang digunakan pelaku (Ferdian) ada di daerah Bogor, tepatnya Cileungsi. Jadi tim kami melakukan penangkapan yang kami kira yang bersangkutan (Ferdian), namun ternyata orang tua dari saudara F (Ferdian)," kata Galih di Satreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (6/5/2020).
Penyidik, ujar Galih, juga membawa orang tua Ferdian untuk diperiksa sebagai saksi. Menurut keterangan dari yang orang tua Ferdian, dia enggan menyampaikan secara spesifik keberadaan tersangka. "Intinya, orang tua melindungi anaknya. Jadi tidak memberitahukan keberadaan Ferdian," ujar Galih.
Kasat Reskim menuturkan, meski tak kooperatif dan diduga membantu Ferdian melarikan diri atau bersembunyi, status orang tua Ferdian untuk sementara itu masih saksi.
"Sementara masih saksi. Kami periksa secara intensif terkait apa yang dia ketahui tentang perbuatan yang dilakukan anaknya," tutur Kasat Reskrim.
Galih menilai, sikap orang tua Ferdian tidak kooperatif dengan penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung. "Yah sudah pasti (tidak kooperatif) kalau kami lihat dari krinologi dari awal kami amankan yang pertama. Kemudian kita amankan mobilnya, di mana mobil tersebut milik saudara F yang dibeli sendiri, itu dikuasai oleh orang tuanya," tandas Galih.
Penyidik, ujar Galih, juga membawa orang tua Ferdian untuk diperiksa sebagai saksi. Menurut keterangan dari yang orang tua Ferdian, dia enggan menyampaikan secara spesifik keberadaan tersangka. "Intinya, orang tua melindungi anaknya. Jadi tidak memberitahukan keberadaan Ferdian," ujar Galih.
Kasat Reskim menuturkan, meski tak kooperatif dan diduga membantu Ferdian melarikan diri atau bersembunyi, status orang tua Ferdian untuk sementara itu masih saksi.
"Sementara masih saksi. Kami periksa secara intensif terkait apa yang dia ketahui tentang perbuatan yang dilakukan anaknya," tutur Kasat Reskrim.
Galih menilai, sikap orang tua Ferdian tidak kooperatif dengan penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung. "Yah sudah pasti (tidak kooperatif) kalau kami lihat dari krinologi dari awal kami amankan yang pertama. Kemudian kita amankan mobilnya, di mana mobil tersebut milik saudara F yang dibeli sendiri, itu dikuasai oleh orang tuanya," tandas Galih.
Lihat Juga :