Tegak Miras Oplosan 8 Warga Blitar Tewas Secara Beruntun
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kasus ini aparat Polres Blitar langsung bergerak. Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
Dari keterangan saksi yang terkumpul, sebelum dinikmati bersama, korban mencampurkan serbuk energi atau serbuk minuman suplemen ke dalam miras oplosan. Campuran tersebut diduga menimbulkan senyawa racun mematikan.
"Dari penyelidikan sementara diduga ada campuran serbuk energi ke dalam miras oplosan," ujarnya. Dalam kesempatan itu Donny juga mengatakan masih menyelidiki pedagang miras oplosan.
Sementara itu untuk kebutuhan penyelidikan, dua jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo untuk diotopsi. Dalam proses otopsi ini petugas medis Mardi Waluyo berkoordinasi dengan petugas RS Bhayangkara Kediri.
"Kami menerima empat pasien, dimana yang dua meninggal dunia. Sementara satu yang dirawat di ICU kondisinya mulai membaik," ujar Yosi Diah, Kasubag Humas RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
Dari keterangan saksi yang terkumpul, sebelum dinikmati bersama, korban mencampurkan serbuk energi atau serbuk minuman suplemen ke dalam miras oplosan. Campuran tersebut diduga menimbulkan senyawa racun mematikan.
"Dari penyelidikan sementara diduga ada campuran serbuk energi ke dalam miras oplosan," ujarnya. Dalam kesempatan itu Donny juga mengatakan masih menyelidiki pedagang miras oplosan.
Sementara itu untuk kebutuhan penyelidikan, dua jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo untuk diotopsi. Dalam proses otopsi ini petugas medis Mardi Waluyo berkoordinasi dengan petugas RS Bhayangkara Kediri.
"Kami menerima empat pasien, dimana yang dua meninggal dunia. Sementara satu yang dirawat di ICU kondisinya mulai membaik," ujar Yosi Diah, Kasubag Humas RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
(eyt)
Lihat Juga :