Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Anggota DPRD DKI Ini Sidak Rumah Pompa di Jakbar
Minggu, 11 Oktober 2020 - 21:44 WIB
loading...
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth terjun langsung memantau kinerja rumah pompa di Jakarta Barat, Minggu (11/10/2020). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Banjir merendam sedikitnya 32 rukun tetangga (RT) di beberapa wilayah Jakarta akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu 10 Oktober 2020 malam. Selain itu, 15 ruas jalan di Jakarta juga tercatat sempat tergenang.
Banjir merendam wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Di Jakarta Barat, 19 RT yang terendam, 13 di antaranya terendam air setinggi 10 - 30 cm dan 6 RT lainnya terendam dengan ketinggian air 31 - 70 cm akibat meluapnya Kali Angke. (Baca juga: Wagub DKI Pantau Penanganan Longsor Ciganjur)
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta jelang dini hari tidak menyurutkan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth untuk terjun langsung memantau kinerja rumah pompa di Jakarta Barat. Pria yang kerap disapa Kent itu mengaku tidak bisa tinggal diam jika wilayah Jakarta Barat mengalami kebanjiran.
Kent pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah pompa hingga akhirnya tertuju ke Kembangan Utara, Jakarta Barat di RW 04, RT 10 dan RT 11, serta RT 7 RW 1 ada beberapa daerah yang terendam banjir hingga 50 centimeter.
"Wilayah ini harus dibuat pintu air untuk pembatas karena jadi titik pertemuan antara Kali Mookevart dan Kali Angke. Jadi kalau arus deras pasti mengakibatkan permukiman warga selalu banjir," ujar Kent dalam keterangannya, Minggu (11/10/2020).
Dia meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memerhatikan rumah pompa stationer yang rusak dan harus segera diperbaiki mengingat saat ini mulai memasuki musih penghujan.
"Saya minta Dinas SDA cek seluruh rumah pompa. Pompa yang rusak harus mendapatkan perhatian khusus dan harus segera diperbaiki karena akhir tahun kita sudah menghadapi musim penghujan dan semua rumah pompa harus siap dan tampil prima," ujar Kent.
Banjir merendam wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Di Jakarta Barat, 19 RT yang terendam, 13 di antaranya terendam air setinggi 10 - 30 cm dan 6 RT lainnya terendam dengan ketinggian air 31 - 70 cm akibat meluapnya Kali Angke. (Baca juga: Wagub DKI Pantau Penanganan Longsor Ciganjur)
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta jelang dini hari tidak menyurutkan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth untuk terjun langsung memantau kinerja rumah pompa di Jakarta Barat. Pria yang kerap disapa Kent itu mengaku tidak bisa tinggal diam jika wilayah Jakarta Barat mengalami kebanjiran.
Kent pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah pompa hingga akhirnya tertuju ke Kembangan Utara, Jakarta Barat di RW 04, RT 10 dan RT 11, serta RT 7 RW 1 ada beberapa daerah yang terendam banjir hingga 50 centimeter.
"Wilayah ini harus dibuat pintu air untuk pembatas karena jadi titik pertemuan antara Kali Mookevart dan Kali Angke. Jadi kalau arus deras pasti mengakibatkan permukiman warga selalu banjir," ujar Kent dalam keterangannya, Minggu (11/10/2020).
Dia meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memerhatikan rumah pompa stationer yang rusak dan harus segera diperbaiki mengingat saat ini mulai memasuki musih penghujan.
"Saya minta Dinas SDA cek seluruh rumah pompa. Pompa yang rusak harus mendapatkan perhatian khusus dan harus segera diperbaiki karena akhir tahun kita sudah menghadapi musim penghujan dan semua rumah pompa harus siap dan tampil prima," ujar Kent.
Lihat Juga :