Bakteri Amuba Diduga Penyebab Ratusan Warga Mangkubumi Keracunan
Minggu, 11 Oktober 2020 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
"Sampel makanan yang sudah dibawa dan kirim ke laboratorium provinsi akan diketahui pada hari Senin. Selain sampel makanan, dinas juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah sumber mata airdan sumur yang digunakan oleh warga sekitar," kata dr Uus, Minggu (11/10/2020).
Bukan hanya warga yang mengalami keracunan, ujar Kadinkes, keluarga pengusaha yang mengadakan acara sukuran juga ikut menjadi korban. Bahkan mereka juga ikut menjalani pengobatan di SD Negeri Puspasari karena makan nasi kuning yang sama.
"Sementara makanan yang dibagikan adalah makanan yang dimasak sendiri oleh pihak keluarga bukan dari hasil katring," ujar Kadinkes.
Sebelumnya diberitakan, ratusan orang dewasa dan anak ini mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan acara sukuran seorang anak pengusaha yang merayakan ulang tahun di kampung tersebut.
Makanan yang dikonsumsi adalah makanan nasi kuning. Mereka rata-rata mengalami pusing, mual, dan muntah-muntah, serta buang air besar setelah mengonsumsi makanan pada Rabu (7/10/2020).
Bukan hanya warga yang mengalami keracunan, ujar Kadinkes, keluarga pengusaha yang mengadakan acara sukuran juga ikut menjadi korban. Bahkan mereka juga ikut menjalani pengobatan di SD Negeri Puspasari karena makan nasi kuning yang sama.
"Sementara makanan yang dibagikan adalah makanan yang dimasak sendiri oleh pihak keluarga bukan dari hasil katring," ujar Kadinkes.
Sebelumnya diberitakan, ratusan orang dewasa dan anak ini mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan acara sukuran seorang anak pengusaha yang merayakan ulang tahun di kampung tersebut.
Makanan yang dikonsumsi adalah makanan nasi kuning. Mereka rata-rata mengalami pusing, mual, dan muntah-muntah, serta buang air besar setelah mengonsumsi makanan pada Rabu (7/10/2020).
(awd)
Lihat Juga :