Lemkapi Minta Hentikan Aksi Anarkistis Merespons UU Cipta Kerja

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 14:12 WIB
loading...
Lemkapi Minta Hentikan...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan. (Foto/SINDOnews/Dok)
A A A
BOGOR - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta agar dihentikan segala bentuk tindakan anarkistis atas disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengatakan, semua pihak agar menahan diri dan tidak menjadikan isue ini sebagai komoditas politik

"Jika ada yang tidak sepaham, silahkan melakukan judivical review ke MK," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/10/2020). (BACA JUGA: Pengamat Intelijen: Nampak Sekali ada Penyusup dalam Aksi Demonstrasi)

Mantan anggota Kompolnas ini mengajak semua pihak termasuk para buruh, mahasiswa dan masyarakat agar betul - betul melihat isi UU Cipta Kerja dengan seksama dan teliti.

"Jangan ikut-ikutan demo bila tidak mengetahui sama sekali isi undang-undang," sebutnya. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)

Presiden Jokowi, kata dia, sudah menjelaskan bahwa undang-undang ini sangat dibutuhkan dalam memberikan lapangan pekerjaan, memudahkan masyarakat membuka usaha baru dan menghilangkan koruptif.

"Kita minta masyrakat jangan mudah dihasut oleh pihak pihak yang memiliki agenda politik," dosen hukum di Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Dia juga menyampaikan ungkapan prihatin atas prilaku penyebar hoax atau penyebaran informasi yang menyesatkan atas UU Cipta Kerja tersebut. "kami minta Polri tegas dan menindak siapa saja yang terlibat menyebarkan hoax," pungkasnya. (BACA JUGA: Pos Pasukan Raider di Nduga Papua Diserang OPM)
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Aksi Anarkistis,...
Cegah Aksi Anarkistis, Forkabi se-Jabodetabek Deklarasi Jaga Kampung
Pabrik Kelapa Sawit...
Pabrik Kelapa Sawit di Sambas Dibakar, Polisi Didesak Turun Tangan
Demo Buruh di Semarang...
Demo Buruh di Semarang Berujung Anarkistis, Satu Mahasiswa Terluka
Brutal! Penumpang Rusak...
Brutal! Penumpang Rusak Loket Stasiun Sukabumi Gara-gara Tak Diizinkan Naik KA Pangrango
IDI Jatim dan 5 Organisasi...
IDI Jatim dan 5 Organisasi Profesi Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan
Mataram Gempar! Puluhan...
Mataram Gempar! Puluhan Siswa SMP Serang Sekolah Dasar, Murid Panik Ketakutan
Pakar Hukum: Aksi Anarkistis...
Pakar Hukum: Aksi Anarkistis Massa Akumulasi Kesenjangan Sosial dan Gaya Hidup Pejabat
FPPI: Anak Muda Harus...
FPPI: Anak Muda Harus Tetap Kritis, Bangun Solidaritas, dan Hindari Anarkisme
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Presiden Jokowi Diminta Segera Tandatangani RPP Kesehatan
Rekomendasi
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved