Membelot, Puluhan Mantan Pengurus PAC PDIP Dukung Azis-Haris

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 21:07 WIB
loading...
Membelot, Puluhan Mantan...
Puluhan mantan pengurus PAC PDIP memberikan dukungan kepada pasangan Azis Rismaya-Haris Sanjaya di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya. Foto/SINDOnews/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Perhelatan politik Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya , kini mulai memanas, meskipun kampanye digelar pada saat masa Pandemi COVID-19 oleh keempat pasangan calon yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten Tasikmalaya . (Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )

Sedikitnya ada 22 mantan pengurus sekaligus kader aktif PDIP Kabupaten Tasikmalaya , mendeklarasikan diri dan beralih dukungan ke pasangan calon nomor urut 1, Azis Rismaya-Haris Sanjaya, yang diusung oleh Partai Gerindra dan Demokrat. Sementara, PDIP berkoalisi dengan PPP dan mengusung pasangan calon petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin.

"Deklarasi ini memang muncul dari hati nurani, meski awalnya hanya enam orang kader PDIP, namun ternyata seiring waktu pemikiran ini sama dengan para mantan pengurus PAC PDIP yang merasakan kekecewaan terhadap calon petahana sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya , Ade Sugianto," jelas Kokon Somantri, saat memimpin deklarasi kader PDIP lengkap memakai seragam partainya mendukung pasangan nomor urut 1, Azis-Haris, Jumat (9/10/2020).

(Baca juga: Ini Alasan UGM Tunjuk Bambang Purwoko Jadi TGPF Intan Jaya )

Sebelum melakukan deklarasi, untuk mendukung pasangan calon yang tak diusung partainya, kata Kokon, pihaknya beberapa kali sudah melakukan musyawarah bersama kader PDIP di beberapa kecamatan lainnya. Hasilnya, ada sebanyak 22 mantan pengurus PAC PDIP di Kabupaten Tasikmalaya , sepakat mengalihkan dukungan ke partai lain pada Pilkada Tasikmalaya 2020.

"Kami selain bentuk kekecewaan, sebanyak 22 mantan PAC PDIP Kabupaten Tasikmalaya ingin ada perubahan pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya yang nantinya bisa lebih menyejahterakan rakyat. Terlebih, sosok yang didukung sekarang dinilai secara ekonomi sudah mapan dan tak butuh lagi memperkaya diri. Jadi, kami meyakini pasangan Azis-Haris jika terpilih nanti akan fokus dengan semua anggaran pemerintah daerah yang akan digunakan hanya untuk masyarakat," ujar dia.

Kokon merasa yakin jika pihaknya dengan seluruh jaringan yang dimiliki oleh para kader PDIP yang ada di 22 kecamatan ini nantinya akan mampu memberikan kemenangan bagi pasangan lain yang tak didukung oleh partainya. Dengan keputusan yang diambil ini pihaknya juga siap menerima konsekuensi yang diberikan partainya karena telah bulat mendukung partai lain.

"Sekarang kami siap menerima apapun konsekuensi dari partai sendiri terhadap kami. Tapi, kami saat ini lebih mementingkan masyarakat di Pilkada Tasikmalaya sekarang," kata dia. (Baca juga: Petugas Gabungan Buru KKB Penembak TGPF di Intan Jaya )

Sementara itu, Calon Bupati Tasikmalaya , Azis Rismaya, mengaku merasa bangga dengan keputusan para kader partai lain yang tak mengusungnya selama ini siap mendukung untuk memenangkan pasangan dirinya pada Pilkada Tasikmalaya .

"Saya mengucapkan terimakasih kepada kader PDIP yang mendukung saya. Saya sekarang sudah ikrar bahwa saya milik rakyat Tasikmalaya dan semua partai dengan niatan maju jadi calon di Pilkada," kata Azis. (Baca juga: 3 Anak-anak Jadi Tersangka Kerusuhan di Yogyakarta )

Sebelumnya KPU Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan empat pasangan calon Pilkada Tasikmalaya , dengan nomor urut 1 pasangan Azis Rizmaya Mahfud-Haris Sanjaya (Demokrat dan Gerindra), nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin (PDIP dan PPP), nomor urut 3 Cep Zamzam Nur-Fadil Karsoma (Perseorangan), dan nomor urut 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos (Golkar, PKB, PAN, PKS dan Nasdem).
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Rekomendasi
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved