Avana Luncurkan Platform Jualan Gratis untuk UMKM Go Online

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 15:50 WIB
loading...
Avana Luncurkan Platform...
Avana Luncurkan platform jualan gratis untuk UMKM. Foto/Ist.
A A A
YOGYAKARTA - Dampak pandemi benar-benar dirasakan masyarakat. Bahkan sektor usaha menengah kecil mikro ( UMKM ) harus berjuang keras untuk bertahan. Avana sebagai lembaga berbasis Software as a Service (Saas) mencoba menyiapkan aplikasi jualan gratis untuk UMKM .

Country Manager Avana, Queenseca mengatakan, kompetisi antar bisnis UMKM di tengah pandemi justru semakin ketat. Tiap pelaku usaha perlu merancang strategi khusus untuk bisa bertahan di masa pandemi ini. (Baca juga: Rusuh di Malang, 31 Pelajar Turut Diperiksa Polresta Malang Kota )

Sejalan dengan kegelisahan dan tantangan yang ada di dunia bisnis online , Avana hadir dan siap membantu para pelaku bisnis dan UMKM menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka secara lebih efektif dan efisien.

"Hanya melalui satu sistem, para pelaku usaha bisa berjualan di berbagai channel penjualan, mulai dari website hingga media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, Line, dan Telegram," terangnya kepada wartawan, Jumat (9/10/2020).

(Baca juga: BNN Provinsi Kepri Musnahkan 3,912 Kg Sabu Asal Malaysia )

Dijelaskannya, Avana memiliki lebih dari 20 fitur unggulan yang bisa memudahkan pengelolaan bisnis secara digital, mencakup manajemen produk dan stok, pembuatan website toko online , integrasi media sosial hingga pengelolaan reseller.

Sejak 2016 lalu, Avana telah menjadi solusi bagi lebih dari 100.000 pebisnis untuk memasarkan produk mereka secara global. "Dengan bisnis yang lebih efisien, pencapaian pertumbuhan bisnis yang diharapkan dapat lebih mudah terprediksi tanpa harus menginvestasikan aset tambahan dan sumber daya lainnya," tandasnya.

Dilanjutkannya, penyederhanaan penjualan di berbagai saluran penjualan ini merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan bisnis hanya dengan menggunakan satu sistem. "Oleh karenanya, Avana merupakan solusi terbaik bagi pelaku UMKM pemula maupun berpengalaman yang ingin memaksimalkan pertumbuhan bisnis di tengah tingginya tuntutan dari pembeli," tambahnya.

Optimalisasi ini akan sangat berguna bagi pemilik toko online dan memungkinkan mereka untuk menggunakan media sosial sebagai sarana interaksi, promosi hingga menjual produk mereka secara langsung. (Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )

"Untuk bergabung dengan Avana , para pelaku usaha hanya perlu meluangkan waktu kurang dari lima menit. Setelahnya, mereka dapat memiliki toko online profesional dengan inventaris yang maju, manajemen pesanan, serta puluhan fitur unggulan lainnya," beber dia.

Salah satu pengguna produk aplikasi, Alkinan, mengungkapkan platform Avana sangat membantu pengembangan usaha miliknya. Dengan integrasi media sosial seperti Facebook dan Instagram, dia tidak perlu mempromosikan produk Alkinan secara manual, sehingga saya bisa berfokus untuk hal lain yang lebih penting.

Khusus untuk masa pandemi, Avana membuka peluang bagi para pelaku UMKM agar bisa berjualan tanpa modal, yang memungkinkan para pelaku usaha untuk menggunakan platform jualan online Avana secara gratis. Dengan platform ini, para pelaku usaha bisa memiliki toko online sendiri serta menikmati puluhan fitur Avana secara gratis untuk selamanya.

(Baca juga: KontraS : 45 Pendemo Omnibus Law Tidak Diketahui Keberadaannya )

Beberapa manfaat yang bisa para pengguna peroleh dari platform Avana adalah memiliki website toko online sendiri dengan menggunakan nama yang sesuai dengan keinginan tiap pengguna, kemudahan manajemen produk dan pesanan, menambahkan kupon untuk menarik minat pembeli, berbagai fitur digital marketing guna mempromosikan produk ke lebih banyak audiens, hubungkan toko online dengan berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter hingga Blogspot.

Pengguna bisa memanfaatkan berbagai fitur gratis di Avana dengan mengklik link berikut : https://bit.ly /cobaavanaid untuk fitur yang lebih lengkap seperti manajemen chat dalam satu sistem (AVAChat), manajemen reseller hingga menyematkan SEO dalam produk.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
PKM di SMAN 3 Tangerang,...
PKM di SMAN 3 Tangerang, UMB Bekali Siswa Hadapi Industri Kreatif Global
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved