Tekan COVID-19, Seluruh Puskesmas di Jateng Diminta Aktif Lakukan Tracing
Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain menggenjot tracing, Puskesmas juga bisa mengkampanyekan program-program lain. Misalnya Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5ng), penanggulangan stunting, gizi buruk, demam berdarah dan lainnya. (Baca juga: Oknum Sipir Diduga Selundupkan Narkoba di Rutan Solo)
"Sekaligus saya titipkan, sambil mengedukasi dan tracing COVID-19, juga mengecek ibu hamil, sosialisasi vaksin balita, penanganan gizi buruk, stunting dan lainnya. Sehingga harapan kita, di tengah pandemi ini semua bisa menjaga dengan baik. Saya akan cek terus, agar Puskesmas di seluruh Jateng bisa optimal dalam melakukan tracing, sehingga lebih baik dan akurat," pungkasnya.
Di Puskesmas Bener Purworejo yang dikunjungi Ganjar, proses tracing sudah berjalan. Mengandalkan surveilans dan bidan desa, mereka aktif terjun ke masyarakat guna melakukan edukasi dan tracing kontak. (Baca juga: KPU Solo Serahkan Bahan Kampanye Paslon di Pilwalkot Solo)
"Di Purworejo kami memiliki 27 Puskesmas. Di Setiap Puskesmas, kami menugaskan satu orang sebagai koordinator surveilans. Sistem kerjanya, para surveilans ini dibantu bidan desa sejumlah 412 orang yang tersebar di 494 desa dan kelurahan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi.
"Sekaligus saya titipkan, sambil mengedukasi dan tracing COVID-19, juga mengecek ibu hamil, sosialisasi vaksin balita, penanganan gizi buruk, stunting dan lainnya. Sehingga harapan kita, di tengah pandemi ini semua bisa menjaga dengan baik. Saya akan cek terus, agar Puskesmas di seluruh Jateng bisa optimal dalam melakukan tracing, sehingga lebih baik dan akurat," pungkasnya.
Di Puskesmas Bener Purworejo yang dikunjungi Ganjar, proses tracing sudah berjalan. Mengandalkan surveilans dan bidan desa, mereka aktif terjun ke masyarakat guna melakukan edukasi dan tracing kontak. (Baca juga: KPU Solo Serahkan Bahan Kampanye Paslon di Pilwalkot Solo)
"Di Purworejo kami memiliki 27 Puskesmas. Di Setiap Puskesmas, kami menugaskan satu orang sebagai koordinator surveilans. Sistem kerjanya, para surveilans ini dibantu bidan desa sejumlah 412 orang yang tersebar di 494 desa dan kelurahan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi.
(boy)
Lihat Juga :