Stok Alat Rapid Test Kabupaten Bekasi Tinggal 400 Unit

Rabu, 06 Mei 2020 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Alamsyah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi sebenarnya sudah melakukan pengadaan alat kesehatan berupa perangkat rapid tes sebanyak 1.500 unit. Hanya saja, kata dia, hingga kini pesanan tersebut tak kunjung diterima oleh pihaknya. (Baca juga; Pemkot Bekasi Gelar SwabTest di 6 Lokasi Perbatasan Wilayah )

Saat ini, lanjut dia, pemerintah sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. “Kami sudah koordinasi untuk tambahan test kit, semoga dapat segera terealisasi sehingga pemeriksaan tidak terputus. Kemudian pembelian yang 1.500 unit pun bisa segera sampai," jelasnya.

Seperti diketahui, Rapid test dinilai masih diperlukan untuk mengendalikan sekaligus menekan angka persebaran COVID-19. Selain tes melalui dahak, pemeriksaan dengan darah ini dianggap mampu menampilkan peta persebaran virus Corona. (Baca juga; Biosafety Laboratorium LIPI di Bogor Mampu Uji 2.500 Sampel Swab Test )

Sementara setelah sempat tidak ada penambahan kasus baru sejak 1 Mei 2020, kini jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi bertambah enam orang menjadi 94 kasus. Dari jumlah tersebut, 47 pasien berhasil sembuh. Sedangkan yang masih dirawat sebanyak 9 orang.

Kemudian 28 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. Sedangkan pasien meninggal berjumlah 10 orang. Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat 580 kasus dengan rincian 359 selesai pemantauan, 359 selesai pemantauan dan 221 dalam pemantauan pemerintah.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Rekomendasi
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Mbah Dimas Bongkar Kisah...
Mbah Dimas Bongkar Kisah Keluarga Kehilangan Anak, Diduga Berkaitan dengan Perjanjian Gaib
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
Indonesia Ekspor Antigen...
Indonesia Ekspor Antigen Rapid Test ke Thailand dan Irlandia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved