Potensi Wisata Kawasan Utara Gunungkidul Perlu Didongkrak

Rabu, 07 Oktober 2020 - 14:49 WIB
loading...
Potensi Wisata Kawasan...
Sunaryanto Bersama istri saat bersama warga kerja bakti membersihkan rintisan wisata Bukit Watu Gede, Sinom, Kalurahan Kedungpoh Kapanewonan Nglipar. FOTO : SINDOnews/Suharjono
A A A
GUNUNGKIDUL - Potensi wisata di Gunungkidul masih didominasi kawasan pantai dan beberapa destinasi lain di sisi selatan. Padahal wilayah utara kabupaten terluas di DIY ini juga sangat potensial terus didorong menjadi destinasi wisata utama.

Hal tersebut disampaikan calon bupati yang diusung Golkar dan PKB Sunaryanto. Saat melakukan kunjungan di beberapa wilayah utara Gunungkidul, dia optimistis bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.

"Memang ada yang terkenal seperti Gunung Api Purba Nglanggeran. Objek ini harus terus didorong dengan penataan infrastruktur dan sarana penunjang dan sentuhan seni sehingga mengasyikkan dikunjungi di malam hari," terangnya kepada wartawan Rabu (7/10/2020).

Tidak hanya itu, kawasan Patuk, Nglipar dan sekitarnya juga menyimpan potensi besar untuk bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis pemandangan alam. Dengan konsep wisata berbasis pemberdayaan masyarakat, upaya mengangkat pariwisata sektor utara bisa dilakukan.

"Salah satu sentuhan bisa dengan memasang lampu sorot menuju puncak Nglanggeran misalnya. Ini menjadikan puncak gunung api Purba menjadi lebih menarik di malam hari," ulasnya.(Baca juga : Buktikan Kemiskinan Tinggi, Sunaryanto Blusukan hingga ke Dapur Warga )

Begitu juga dengan sentuhan sentuhan seni di beberapa destinasi wisata sisi utara Gunungkidul. Dengan adanya sentuhan seni maka akan mudah mengangkat ke kancah nasional. Dengan demikian menjadikan potensi lain yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah utara.

"Pengembangan sektor pariwisata harus menyeluruh. Artinya pemerintah nantinya mempunyai peran besar sebagai fasilitator untuk menarik wisatawan tinggal lebih lama di Gunungkidul. Sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung ke pantai saja. Di sektor utara juga banyak yang menarik. Seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Watu Gede Kedongpoh Nglipar, Embung Sriten dan masih banyak potensi lain yang sebenarnya mampu kita jual kepada wisatawan tentu dengan konsep dan kemasan yang menarik,” ucapnya.

Menurutnya, kawasan utara dapat dikemas menjadi wisata malam. Artinya, wisata malam bukanlah wisata negatif, namun wisata yang memanfaatkan ketinggian untuk menikmati Gunungkidul di malam hari. “Wisata keluarga di malam hari menikmati keindahan Gunungkidul bagian utara dari sejumlah lokasi wisata yang notabene lebih tinggi lokasinya ini menjadi konsep berwisata baru. Ini akan mendongkrak lama stay wisatawan di Gunungkidul ,” lanjut dia.

Untuk itu akses dan infrastruktur harus disiapkan dengan baik. Dengan perbaikan infrastruktur, maka akses menuju lokasi lebih mudah sehingga memudahkan promosi wisata.(Baca juga : Suhu Politik Gunungkidul Menghangat, Perusakan APK Mulai Terjadi )

"Setelah infrastruktur, untuk mengenalkan juga butuh strategi, tidak asal promosi, namun konsep promosi wisata harus dikemas dengan baik perlu hubungan sinergis media baik media lokal nasional. Yang mau melakukan promosi adalah media, " tandas Cabup yang juga didukung Partai Perindo ini.

Dia sangat yakin jika kunjungan wisata sudah merata, nanti akan berdampak pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. UMKM yang ada akan mengikuti untuk bergerak tumbuh dan berkembang dengan baik.

"Dengan pemerataan kesejahteraan ini akan berdampak pada penekanan angka kemiskinan di Gunungkidul. Sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan pariwisata saat ini," tandas Sunaryanto.(Baca juga : Cupu Kyai Panjala Dipercaya Jadi Ramalan Situasi Negara Termasuk soal Pilkada )

Dalam menjalani kampanye saat ini Sunaryanto memilih blusukan. Dia langsung turun dan melihat dari dekat kondisi masyarakat. Bahkan dia rela menghadiri kerja bakti mulai dari pembangunan jalan hingga membersihkan makam yang dilakukan warga masyarakat. Dari konsep ini dia mengaku bisa lebih mengetahui kondisi di masyarakat termasuk bagaimana kehidupan gotong royong yang masih kuat.

"Potensi dan kualitas SDM dan kehidupan sosial menjadi modal utama. Sudah saatnya Gunungkidul membangun, semua elemen harus terlibat dalam pembangunan," pungkasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved