Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Rabu, 06 Mei 2020 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Turunnya permintaan ekspor tersebut membuat kinerja industri pengolahan dalam negeri ikut melemah. Sementara impor mengalami kontraksi lebih dalam seiring dengan perlambatan kinerja ekonomi China sebagai negara pemasok bahan baku industri terbesar di Jawa Barat.
"Kinerja perdagangan juga tertekan karena daya beli masyarakat melemah akibat turunnya pendapatan, selain keterbatasan mobilitas masyarakat sebagai konsekuensi kebijakan penanganan penyebaran COVID-19," jelas dia.
Ekonomi tertolong kinerja konstruksi yang masih stabil seiring dengan berlanjutnya proyek-proyek infrastruktur di Jawa Barat seperti Tol Cisumdawu dan Pelabuhan Patimban.
Bank Indonesia, kata Herawanto, terus perkembangan dan prospek perekonomian Jawa Barat sepanjang tahun 2020. "Potensi risiko perekonomian global akibat pandemi COVID-19 perlu segera diatasi, khususnya terkendalanya perdagangan luar negeri yang berimbas pada kinerja industri Jawa Barat," imbuh Herawanto.
Selain itu, kata dia, BI juga mencermati perlunya menjaga daya beli masyarakat. Serta berharap segera pulihnya aktivitas perdagangan untuk mendorong permintaan domestik di sepanjang tahun 2020.
"Kinerja perdagangan juga tertekan karena daya beli masyarakat melemah akibat turunnya pendapatan, selain keterbatasan mobilitas masyarakat sebagai konsekuensi kebijakan penanganan penyebaran COVID-19," jelas dia.
Ekonomi tertolong kinerja konstruksi yang masih stabil seiring dengan berlanjutnya proyek-proyek infrastruktur di Jawa Barat seperti Tol Cisumdawu dan Pelabuhan Patimban.
Bank Indonesia, kata Herawanto, terus perkembangan dan prospek perekonomian Jawa Barat sepanjang tahun 2020. "Potensi risiko perekonomian global akibat pandemi COVID-19 perlu segera diatasi, khususnya terkendalanya perdagangan luar negeri yang berimbas pada kinerja industri Jawa Barat," imbuh Herawanto.
Selain itu, kata dia, BI juga mencermati perlunya menjaga daya beli masyarakat. Serta berharap segera pulihnya aktivitas perdagangan untuk mendorong permintaan domestik di sepanjang tahun 2020.
(muh)
Lihat Juga :