Tingkat Kesembuhan Nakes yang Terpapar COVID-19 di Sulsel Membaik
Rabu, 07 Oktober 2020 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Rakhmat, langkah yang diambil Pemprov Sulsel melalui program wisata duta Covid-19 untuk isolasi mandiri, turut memberi kontribusi pada penyembuhan para nakes. Dengan turut menempatkan mereka di hotel selama menangani pasien Covid-19, demi mencegah penularan di keluarga mereka sendiri.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Insentif Nakes Covid-19
Meski begitu, Rakhmat berharap kontrol terhadap para nakes dalam penanganan pasien Covid-19 bisa lebih maksimal. Dia meminta, ada screening yang lebih ketat kepada para nakes sebelum ditugaskan menangani pasien.
Dengan memasifkan pemeriksaan swab kepada para nakes. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah keterpaparan virus korona lebih meluas. Apalagi Rakhmat menganggap, selama ini banyak nakes yang tidak sadar sudah terpapar Covid-19 namun belum pemeriksaan PCR untuk diagnosis Covid-19.
"Jadi harus masif pemeriksaan swab ini, karena masih belum maksimal diakses oleh teman-teman petugas. Artinya masih perlu optimalisasi dukungan untuk menghadirkan pemeriksaan swab yang massif untuk bisa memutus mata rantai dari penyebaran Covid-19 dari sisi tenaga kesehatan," papar Rakhmat.
Dia menambahkan, para nakes pun tetap taat menjalankan pedoman protokol kesehatan disamping ikut mensosialisasikannya ke masyarakat. Rakhmat pun berharap, jam kerja para nakes, utamanya perawat, bisa diatur dengan baik demi kesehatan mereka.
"Kita sampaikan juga untuk membuat regulasi jam kerja yang efektif. Dan tentu asupan nutrisi yang maksimal. Kami ikut konsen menghadirkan profil perawat yang betul-betul melaksanakan tugas penanganan Covid-19 dengan baik," pungkas Rakhmat.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Insentif Nakes Covid-19
Meski begitu, Rakhmat berharap kontrol terhadap para nakes dalam penanganan pasien Covid-19 bisa lebih maksimal. Dia meminta, ada screening yang lebih ketat kepada para nakes sebelum ditugaskan menangani pasien.
Dengan memasifkan pemeriksaan swab kepada para nakes. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah keterpaparan virus korona lebih meluas. Apalagi Rakhmat menganggap, selama ini banyak nakes yang tidak sadar sudah terpapar Covid-19 namun belum pemeriksaan PCR untuk diagnosis Covid-19.
"Jadi harus masif pemeriksaan swab ini, karena masih belum maksimal diakses oleh teman-teman petugas. Artinya masih perlu optimalisasi dukungan untuk menghadirkan pemeriksaan swab yang massif untuk bisa memutus mata rantai dari penyebaran Covid-19 dari sisi tenaga kesehatan," papar Rakhmat.
Dia menambahkan, para nakes pun tetap taat menjalankan pedoman protokol kesehatan disamping ikut mensosialisasikannya ke masyarakat. Rakhmat pun berharap, jam kerja para nakes, utamanya perawat, bisa diatur dengan baik demi kesehatan mereka.
"Kita sampaikan juga untuk membuat regulasi jam kerja yang efektif. Dan tentu asupan nutrisi yang maksimal. Kami ikut konsen menghadirkan profil perawat yang betul-betul melaksanakan tugas penanganan Covid-19 dengan baik," pungkas Rakhmat.
(agn)
Lihat Juga :