Sederet Janji Putri Wapres di Pilkada Tangsel, Setiap RW Diberi Dana Rp100 Juta
Rabu, 07 Oktober 2020 - 04:02 WIB
loading...
A
A
A
"Semua progam itu untuk masyarakat Tangsel. Dan saya yakin program itu bisa bermanfaat kelak nantinya," katanya. "Saya ini ingin menjadi pemimpin, bukan penguasa di Tangsel. Oleh karena itu, jika terpilih, saya ingin menjadi pemimpin yang dekat dengan para habaib dan ulama," imbuhnya lagi.
Anak Wakil Presiden Ma'ruf Amin ini pun menjelaskan, dirinya yang hadir tanpa membawa beban masa lalu ini berjanji akan banyak melakukan perubahan di tengah masyarakat Tangsel yang urban demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat yang masih terpinggirkan.
"Kami tentunya akan mewujudkan Tangsel menjadi kota yang benar-benar religius. Kota yang ramah bagi warganya, tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal di tengah kemajuan pembangunan," ucap Azizah. (Baca juga; Muhammad-Saras Nomor 1, Perindo: Angka Menguntungkan )
Sementara, dalam perjalanan kariernya pasangan nomor dua Azizah-Ruhama mengklaim punya rekam jejak baik. Seperti dikutip dari portal pribadinya, Siti Nur Azizah lahir di Jakarta pada 5 September 1972. Lulus kuliah tahun 1995, dirinya langsung bekerja sebagai dosen STAI Salahudin Al-Ayubi Jakarta Utara. Hingga saat ini Siti yang telah meraih gelar Doktor tercatat masih menjadi dosen di STAI Salahudin Al Ayubi.
Selain mengabdi sebagai dosen, Azizah juga diangkat menjadi PNS pada 2004 dan bekerja sebagai Staf Panitera Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta. Kemudian menjadi Staf Sub Direktorat Pembinaan Produk Halal di Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama. Kariernya di Kementerian Agama terus berkembang, hingga pada 2007 Azizah diangkat menjadi Kasi Registrasi dan Sertifikasi Produk Halal di Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama.
Anak Wakil Presiden Ma'ruf Amin ini pun menjelaskan, dirinya yang hadir tanpa membawa beban masa lalu ini berjanji akan banyak melakukan perubahan di tengah masyarakat Tangsel yang urban demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat yang masih terpinggirkan.
"Kami tentunya akan mewujudkan Tangsel menjadi kota yang benar-benar religius. Kota yang ramah bagi warganya, tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal di tengah kemajuan pembangunan," ucap Azizah. (Baca juga; Muhammad-Saras Nomor 1, Perindo: Angka Menguntungkan )
Sementara, dalam perjalanan kariernya pasangan nomor dua Azizah-Ruhama mengklaim punya rekam jejak baik. Seperti dikutip dari portal pribadinya, Siti Nur Azizah lahir di Jakarta pada 5 September 1972. Lulus kuliah tahun 1995, dirinya langsung bekerja sebagai dosen STAI Salahudin Al-Ayubi Jakarta Utara. Hingga saat ini Siti yang telah meraih gelar Doktor tercatat masih menjadi dosen di STAI Salahudin Al Ayubi.
Selain mengabdi sebagai dosen, Azizah juga diangkat menjadi PNS pada 2004 dan bekerja sebagai Staf Panitera Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta. Kemudian menjadi Staf Sub Direktorat Pembinaan Produk Halal di Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama. Kariernya di Kementerian Agama terus berkembang, hingga pada 2007 Azizah diangkat menjadi Kasi Registrasi dan Sertifikasi Produk Halal di Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama.
(wib)
Lihat Juga :