Bacakan Pleidoi, Sekjen Sunda Empire Rangga Sasana Minta Bebas, Ini Alasannya
Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, menurut Rangga, perkara ini karena ada persilangan pendapat terkait sejarah Sunda Empire. "Perseteruan tersebut dalam hal hukum yang dituntutkan keadaan saya menurut saya adalah kedua belah pihak ada perbedaan kesalahpahaman dan pandangan ilmu pengetahuan dan sejarah antara lain Suku Sunda dan Sunda Empire yang dibawa dan punya pandangan sejarah di bidang masing-masing yang berbeda," ujar Rangga.
Rangga mengaku tak tahu lebih dalam soal kelompok Sunda Empire. Bahkan termasuk soal keuangan kelompok yang mengaku sebagai pemilik kekuasaan dan tatanan dunia.
Bahkan Rangga juga mengaku tak tahu soal biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu dan Rp600 ribu untuk seragam yang dipungut dari anggota Sunda Empire. "Saya tidak tahu bagaimana keuangan dan tidak tahu keuangan Sunda Empire," tutur dia.
Lebih lanjut, Rangga menegaskan dia bukan orang di balik pendirian Sunda Empire. Rangga baru mendaftar sebagai anggota Sunda Empire pada 2018 dan aktif pada 2019. Jabatan Sekretaris Jenderal merupakan pemberian Nasri Banks. "Terkait anggota Sunda Empire atau pejabat Sunda Empire dilakukan Nasri Banks dan dipertanggungjawabkan oleh Nasri Banks," ungkap Rangga.
Pertanggungjawaban Nasri Banks, kata dia, juga terkait video-video kegiatan Sunda Empire pada 17 Maret 2017 di UPI Bandung yang diunggah ke YouTube melalui akun Alliance Press International. Unggahan yang akhirnya viral itu pun atas perintah Nasri Banks.
"Setiap kegiatan, orasi dan lain-lain hanya dilakukan dan dipertanggungjawabkan Grand Prime Minister Nasri Banks dan Ratna Ningrum. Sesungguhnya saya tidak sama sekali menyebarkan berita bohong kepada siapapun dan kepada media. Kegiatan pers Sunda Empire itu di-upload Letnan Jenderal Cece Kurnia atas perintah Grand Prime Minister Nasri Banks," kata dia.
Rangga mengaku tak tahu lebih dalam soal kelompok Sunda Empire. Bahkan termasuk soal keuangan kelompok yang mengaku sebagai pemilik kekuasaan dan tatanan dunia.
Bahkan Rangga juga mengaku tak tahu soal biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu dan Rp600 ribu untuk seragam yang dipungut dari anggota Sunda Empire. "Saya tidak tahu bagaimana keuangan dan tidak tahu keuangan Sunda Empire," tutur dia.
Lebih lanjut, Rangga menegaskan dia bukan orang di balik pendirian Sunda Empire. Rangga baru mendaftar sebagai anggota Sunda Empire pada 2018 dan aktif pada 2019. Jabatan Sekretaris Jenderal merupakan pemberian Nasri Banks. "Terkait anggota Sunda Empire atau pejabat Sunda Empire dilakukan Nasri Banks dan dipertanggungjawabkan oleh Nasri Banks," ungkap Rangga.
Pertanggungjawaban Nasri Banks, kata dia, juga terkait video-video kegiatan Sunda Empire pada 17 Maret 2017 di UPI Bandung yang diunggah ke YouTube melalui akun Alliance Press International. Unggahan yang akhirnya viral itu pun atas perintah Nasri Banks.
"Setiap kegiatan, orasi dan lain-lain hanya dilakukan dan dipertanggungjawabkan Grand Prime Minister Nasri Banks dan Ratna Ningrum. Sesungguhnya saya tidak sama sekali menyebarkan berita bohong kepada siapapun dan kepada media. Kegiatan pers Sunda Empire itu di-upload Letnan Jenderal Cece Kurnia atas perintah Grand Prime Minister Nasri Banks," kata dia.
Lihat Juga :