Bagikan Bansos Corona, Pemprov Jawa Barat Berdayakan Ojol dan Opang
Rabu, 15 April 2020 - 15:17 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau penyaluran bansos COVID-19 oleh ojol dan opang di Bogor, Rabu (15/4/2020). Foto/Dok.Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat hari ini mulai membagikan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak pandemi virus corona di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). Untuk menyalurkan bansos kepada 408.934 keluarga rumah tangga sasaran (RTKS), Pemprov Jabar menggandeng ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang).
”Ojek dan opang mulai diberdayakan untuk membagikan bantuan kepada rakyat Jawa Barat di zona PSBB,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memantau penyaluran bansos di Bogor pada hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Rabu (15/4/2020).
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, sesuai jadwal pembagian bansos Pemprov Jabar untuk warga terdampak pada golongan ekonomi paling bawah dilaksanakan bersamaan dengan penerapan PSBB.
"Jika masih ada yang belum terdata bisa segera menyampaikan aduan ke RT/RW setempat atau ajukan pengaduan lewat fitur 'ADUAN' di aplikasi Pikobar, termasuk para perantau yang tidak mudik,” katanya.
Emil menjelaskan pembagian bansos akan berlangsung 15 hari setiap bulannya. Oleh karenanya, dia meminta warga bersabar karena kemungkinan ada yang kebagian awal bulan atau tengah bulan.
”Ojek dan opang mulai diberdayakan untuk membagikan bantuan kepada rakyat Jawa Barat di zona PSBB,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memantau penyaluran bansos di Bogor pada hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Rabu (15/4/2020).
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, sesuai jadwal pembagian bansos Pemprov Jabar untuk warga terdampak pada golongan ekonomi paling bawah dilaksanakan bersamaan dengan penerapan PSBB.
"Jika masih ada yang belum terdata bisa segera menyampaikan aduan ke RT/RW setempat atau ajukan pengaduan lewat fitur 'ADUAN' di aplikasi Pikobar, termasuk para perantau yang tidak mudik,” katanya.
Emil menjelaskan pembagian bansos akan berlangsung 15 hari setiap bulannya. Oleh karenanya, dia meminta warga bersabar karena kemungkinan ada yang kebagian awal bulan atau tengah bulan.
Lihat Juga :