Tingkat Okupansi Meningkat 80 Persen, PLAN Berencana Membangun Hotel Lagi
Rabu, 30 September 2020 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Antonyo Hartono Tanujaya, sebagai Direktur Utama PLAN, meyakini justru disaat seperti inilah merupakan saat yang tepat untuk menyiapkan strategi yang akan digunakan ketika pandemi berakhir, target strategi pertama kami adalah warga Jakarta yang sudah jenuh di rumah namun tidak memiliki akses untuk bisa pergi ke luar kota. "Maka kami membangun hotel agar warga Jakarta bisa melakukan staycation atau kegiatan menginap di sebuah hotel yang dekat dengan rumah hanya untuk mengganti suasana sementara," katanya.
Daerah Kelapa Gading menjadi pilihan lokasi hotel tersebut karena merupakan pusat distrik bisnis di Jakarta Utara. Maka daerah Kelapa Gading merupakan pilihan yang tepat dimana demand akan kebutuhan kamar masih lebih besar dibandingkan supply jumlah kamar yang tersedia sekarang. "Baik untuk golongan menengah (budget hotel) maupun untuk golongan atas (hotel bintang lima). Kelapa Gading juga dikelilingi oleh berbagai tempat hiburan seperti shopping mall, sport station, exhibition dan convention hall," katanya.
Saat ini, kebutuhan hotel yang praktis dan terjangkau sangat diminati oleh semua orang khususnya bagi warga yang ingin melakukan staycation. Namun seringkali hotel dengan harga terjangkau hadir dengan fasilitas yang seadanya. Oleh karena Itu, strategi kedua kami adalah melakukan pengembangan bisnis konsultasi dan manajemen pengelolaan hotel & resort yang dimana segmen hotel yang akan dijangkau mencakup Capsule Hotel, Budget Hotel, dan hotel bintang 3 (tiga). (Kejari Majalengka Tetapkan Dirut PDSMU Sebagai Tersangka).
Seluruh segmen tersebut dipilih oleh PLAN karena membutuhkan modal yang minim, waktu BEP (Break Even Point) yang singkat, dan hanya membutuhkan sedikit ruang untuk setiap kamarnya, sehingga dapat memiliki tingkat okupansi yang lebih tinggi dibandingkan dengan hotel pada umumnya.
"Oleh karenanya, kedepannya PLAN dapat segera menghasilkan pendapatan dari pengembangan bisnis baru tersebut. Ditargetkan pada tahun 2021, dengan dua hotel tersebut, PLAN akan mencatatkan pendapatan sekitar Rp39,2 miliar," pungkasnya.
Daerah Kelapa Gading menjadi pilihan lokasi hotel tersebut karena merupakan pusat distrik bisnis di Jakarta Utara. Maka daerah Kelapa Gading merupakan pilihan yang tepat dimana demand akan kebutuhan kamar masih lebih besar dibandingkan supply jumlah kamar yang tersedia sekarang. "Baik untuk golongan menengah (budget hotel) maupun untuk golongan atas (hotel bintang lima). Kelapa Gading juga dikelilingi oleh berbagai tempat hiburan seperti shopping mall, sport station, exhibition dan convention hall," katanya.
Saat ini, kebutuhan hotel yang praktis dan terjangkau sangat diminati oleh semua orang khususnya bagi warga yang ingin melakukan staycation. Namun seringkali hotel dengan harga terjangkau hadir dengan fasilitas yang seadanya. Oleh karena Itu, strategi kedua kami adalah melakukan pengembangan bisnis konsultasi dan manajemen pengelolaan hotel & resort yang dimana segmen hotel yang akan dijangkau mencakup Capsule Hotel, Budget Hotel, dan hotel bintang 3 (tiga). (Kejari Majalengka Tetapkan Dirut PDSMU Sebagai Tersangka).
Seluruh segmen tersebut dipilih oleh PLAN karena membutuhkan modal yang minim, waktu BEP (Break Even Point) yang singkat, dan hanya membutuhkan sedikit ruang untuk setiap kamarnya, sehingga dapat memiliki tingkat okupansi yang lebih tinggi dibandingkan dengan hotel pada umumnya.
"Oleh karenanya, kedepannya PLAN dapat segera menghasilkan pendapatan dari pengembangan bisnis baru tersebut. Ditargetkan pada tahun 2021, dengan dua hotel tersebut, PLAN akan mencatatkan pendapatan sekitar Rp39,2 miliar," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :