Apresiasi Kinerja DKPPKB, Bupati Morowali Buka Kegiatan Penilaian Kinerja Stunting
Selasa, 29 September 2020 - 22:54 WIB
loading...
A
A
A

Ia menambahkan, tujuan Penilaian kinerja adalah untuk memberikan informasi mengenai aspek kinerja tentang apa yang sudah baik dan apa yang perlu ditingkatkan yang merupakan perbandingan kinerja dari setiap Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi merupakan proses penilaian kinerja kabupaten dan kota dalam upaya untuk memperbaiki konvergensi interfensi fisik baik spesifik maupun sensitif.
"Penilaian kinerja pencegahan stunting untuk memberikan informasi serta menginterfensi sejauh mana upaya Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penanganan pencegahan stunting dan melakukan Interfensi sensitif seperti meninjau ketersediaan air bersih, sanitasi, kesehatan lingkungan, pola maka, asupan gizi dan sebagainya. Penurunan stunting penting dilakukan melalui multi sektor seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas PUPR dan OPD terkait lainnya,’’lanjut Moh Saleh N Lubis.
Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim mengungkapkan, jika pemberi kontribusi terbesar dalam pertumbuhan stunting adalah faktor kemiskinan, harus secepatnya diantisipasi oleh seluruh elemen termasuk OPD. Olehnya, mari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait membuat Program yang berkorelasi dengan penanganan Stunting di Kabupaten Morowali.
"Jika faktor Kemiskinan yang menimbulkan tingginya angka stunting di Kabupaten Morowali maka, saya menghimbau semua OPD terkait, membuat program yang bersinergi atau memiliki korelasi dengan penuntasan Stunting, yakni memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan perumahan, permodalan, bantuan biaya pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi dan bantuan lainnya. Hal ini untuk mengatasi penurunan angka Stunting secara bersama-sama di Kabupaten Morowali," terang Taslim.
Lihat Juga :