Pemprov Jatim Buka Akses Peta Persebaran Real Time Covid-19
Rabu, 15 April 2020 - 14:21 WIB
loading...
Pemprov Jatim membuka akses peta persebaran Covid-19 yang dapat diakses di http:/radarcovid19.jatimprov.go.id/ . Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) membuka akses peta persebaran Covid-19 seluas-luasnya kepada masyarakat.
Layanan yang dapat diakses di http://radarcovid19.jatimprov.go.id/ tersebut menyajikan data secara real time hingga tingkat kecamatan di 38 Kabupaten dan Kota di Jatim.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembukaan akses tersebut dilakukan agar masyarakat mendapat visualisasi tentang kondisi ter-update saat ini. Harapannya, bisa mengurangi kepanikan masyarakat dan membuat mereka lebih waspada serta meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam penerapan physical distancing.
"Ini salah satu wujud komitmen kami untuk transparansi data dan percepatan penanganan Covid-19. Agar masyarakat lebih "ngeh" dengan situasi saat ini dan lebih aware lagi dengan lingkungan," kata dia di Gedung Negara Grahadi, Rabu (15/4/2020).
Di laman tersebut, lanjut Khofifah, masyarakat tidak hanya mendapat gambaran sebaran pasien positif Covid-19 hingga tingkat kecamatan. Namun juga akses rumah sakit rujukan terdekat jika membutuhkan penanganan kesehatan segera.
Bahkan, kata dia, masyarakat juga bisa menghubungi nomor khusus di tiap rumah sakit yang didedikasikan untuk pelayanan Covid-19 tersebut. Dengan demikian, pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa lebih cepat dan komprehensif.
"Dari Radar Covid 19 ini kita bisa mengetahui jika ada masyarakat yang memiliki tanda-tanda klinis penyakit ini, maka bisa segera dirujuk ke RS terdekat sesuai data yang ada," kata dia.
Layanan yang dapat diakses di http://radarcovid19.jatimprov.go.id/ tersebut menyajikan data secara real time hingga tingkat kecamatan di 38 Kabupaten dan Kota di Jatim.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembukaan akses tersebut dilakukan agar masyarakat mendapat visualisasi tentang kondisi ter-update saat ini. Harapannya, bisa mengurangi kepanikan masyarakat dan membuat mereka lebih waspada serta meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam penerapan physical distancing.
"Ini salah satu wujud komitmen kami untuk transparansi data dan percepatan penanganan Covid-19. Agar masyarakat lebih "ngeh" dengan situasi saat ini dan lebih aware lagi dengan lingkungan," kata dia di Gedung Negara Grahadi, Rabu (15/4/2020).
Di laman tersebut, lanjut Khofifah, masyarakat tidak hanya mendapat gambaran sebaran pasien positif Covid-19 hingga tingkat kecamatan. Namun juga akses rumah sakit rujukan terdekat jika membutuhkan penanganan kesehatan segera.
Bahkan, kata dia, masyarakat juga bisa menghubungi nomor khusus di tiap rumah sakit yang didedikasikan untuk pelayanan Covid-19 tersebut. Dengan demikian, pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa lebih cepat dan komprehensif.
"Dari Radar Covid 19 ini kita bisa mengetahui jika ada masyarakat yang memiliki tanda-tanda klinis penyakit ini, maka bisa segera dirujuk ke RS terdekat sesuai data yang ada," kata dia.
Lihat Juga :