Bupati Muba Warning Wilayah Rawan Karhutbunla
Selasa, 29 September 2020 - 18:04 WIB
loading...
Bupati Muba Warning Wilayah Rawan Karhutbunla. Foto/Ist
A
A
A
MUBA - Pemkab Musi Banyuasin (Muba) terus berupaya maksimal melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di wilayahnya.
Bupati Muba, Dodi Reza Alex mengatakan, penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba.
"Jangan lengah, meski saat ini titik panas menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ucapnya di sela Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun III Desa Galih Sari Kecamatan Lalan, Selasa (29/09/2020).
Dodi juga mengingatkan agar kepada semua pihak terutama masyarakat Muba di daerah rawan karhutbunlah tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Begitu juga dengan perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarananya dengan baik.
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti jika ada yang melanggar. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya.
Dodi juga meminta agar di setiap Kecamatan untuk selalu melaporkan data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi.
Bupati Muba, Dodi Reza Alex mengatakan, penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba.
"Jangan lengah, meski saat ini titik panas menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ucapnya di sela Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun III Desa Galih Sari Kecamatan Lalan, Selasa (29/09/2020).
Dodi juga mengingatkan agar kepada semua pihak terutama masyarakat Muba di daerah rawan karhutbunlah tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Begitu juga dengan perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarananya dengan baik.
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti jika ada yang melanggar. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya.
Dodi juga meminta agar di setiap Kecamatan untuk selalu melaporkan data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi.
Lihat Juga :