Jabar Tawarkan Proyek Investasi ke Singapura Bernilai Triliunan Rupiah
Selasa, 29 September 2020 - 12:49 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Provinsi Jawa Barat Noneng mengatakan, pihaknya optimistis berbagai investasi tersebut akan dilirik investor mancanegara, walaupun dunia saat ini sedang dihadapkan pada perlambatan ekonomi.
"PMA (penanaman modal asing) pada semester 1/2020 memang turun sampai 30%. Tapi ini mungkin karena keterbatasan akses antara negara. Sehingga investor sulit untuk melihat langsung ke lokasi. Tapi kedepan, kami yakin akan terus membaik," kata dia.
Pada semester 1, kata dia, Jawa Barat masih menjadi provinsi tujuan investasi yang banyak diburu investor.
Bahkan, realisasi investasi Jabar tertinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor berinvestasi di Jabar tetap tinggi di masa pandemi.
Dia berharap, akan ada banyak investor yang merealisasikan investasinya tahun ini. Investasi, kata dia, akan menjadi engine bagi ekonomi kawasan. Naiknya investasi diharapkan menggerakkan sektor lainnya.
"PMA (penanaman modal asing) pada semester 1/2020 memang turun sampai 30%. Tapi ini mungkin karena keterbatasan akses antara negara. Sehingga investor sulit untuk melihat langsung ke lokasi. Tapi kedepan, kami yakin akan terus membaik," kata dia.
Pada semester 1, kata dia, Jawa Barat masih menjadi provinsi tujuan investasi yang banyak diburu investor.
Bahkan, realisasi investasi Jabar tertinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor berinvestasi di Jabar tetap tinggi di masa pandemi.
Dia berharap, akan ada banyak investor yang merealisasikan investasinya tahun ini. Investasi, kata dia, akan menjadi engine bagi ekonomi kawasan. Naiknya investasi diharapkan menggerakkan sektor lainnya.
Lihat Juga :