Operasi Gabungan Protokol Kesehatan Bakal Digelar di Jabar, Catat Tanggalnya
Selasa, 29 September 2020 - 10:12 WIB
loading...
Satpol PP Jabar bersama aparat penegak hukum lainnya akan menggelar operasi besar-besaran penegakan disiplin protokol kesehatan. Foto/Dok.Satpol PP Jabar
A
A
A
BANDUNG - Dalam rangka penegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan dan menekan potensi penyebaran COVID-19, para penegak hukum akan melaksanakan operasi gabungan di Provinsi Jawa Barat.
Operasi gabungan tidak hanya dilakukan di jalan-jalan maupun ruang publik, namun juga menyasar titik-titik yang berpotensi menyebabkan kerumunan.
Tidak hanya di wilayah perkotaan, aparat penegak hukum juga akan melakukan edukasi di wilayah pelosok, terutama terkait kewajiban menggunakan masker.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar, M Ade Afriandi mengatakan, operasi gabungan akan difokuskan di 10 kabupaten/kota di Jabar yakni Kota Depok, Bogor, Bekasi, Cirebon, Cimahi, Bandung, Kabupaten Bogor, Bekasi, Karawang, dan Cirebon.
"Operasi secara masif tidak hanya dilakukan di jalan maupun fasilitas publik. Kami akan melakukan operasi ke titik-titik yang berpotensi menyebabkan kerumunan," tegas Ade, Selasa (29/9/2020).
Menurutnya, operasi gabungan akan melibatkan banyak pihak, mulai Satpol PP Jabar, Satpol PP kabupaten/kota, Polri, TNI, hingga jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19.
Operasi gabungan tidak hanya dilakukan di jalan-jalan maupun ruang publik, namun juga menyasar titik-titik yang berpotensi menyebabkan kerumunan.
Tidak hanya di wilayah perkotaan, aparat penegak hukum juga akan melakukan edukasi di wilayah pelosok, terutama terkait kewajiban menggunakan masker.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar, M Ade Afriandi mengatakan, operasi gabungan akan difokuskan di 10 kabupaten/kota di Jabar yakni Kota Depok, Bogor, Bekasi, Cirebon, Cimahi, Bandung, Kabupaten Bogor, Bekasi, Karawang, dan Cirebon.
"Operasi secara masif tidak hanya dilakukan di jalan maupun fasilitas publik. Kami akan melakukan operasi ke titik-titik yang berpotensi menyebabkan kerumunan," tegas Ade, Selasa (29/9/2020).
Menurutnya, operasi gabungan akan melibatkan banyak pihak, mulai Satpol PP Jabar, Satpol PP kabupaten/kota, Polri, TNI, hingga jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19.
Lihat Juga :