Dukung Bedas di Pilkada Kabupaten Bandung, Kang Emil Berbagi Strategi

Selasa, 29 September 2020 - 04:45 WIB
loading...
Dukung Bedas di Pilkada...
Paslon bupati-wakil bupati Bandung, Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan saat bertemu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Foto/Dok.Bedas
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendukung langkah pasangan calon bupati dan wakil bupati Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan maju di ajang Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung 2020.

Pasangan yang diusung PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS serta lima partai non-parlemen, termasuk di dalamnya Partai Perindo itu mengaku semakin optimistis dengan dukungan yang diberikan orang nomor 1 di Provinsi Jabar itu. (Baca: Kabupaten Bandung Jalan di Tempat, Konstituen Susun RPJMD Rakyat)

Sikap optimisme tersebut ditunjukkan oleh Dadang Supriatna. Dadang mengaku, bersama pasangannya Syahrul Gunawan, telah bersilaturahmi dengan Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu. Pertemuan yang difasilitasi oleh Partai NasDem Jabar itu dilakukan di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, akhir pekan kemarin.

"Secara pribadi, Kang Emil kan juga diusung NasDem. Beliau sangat respons dan mendukung pasangan Bedas (Bersama Dadang-Syahrul) untuk memenangi pilkada di Kabupaten Bandung," ungkap Dadang di Bandung, Senin (28/9/2020).

Selain menyatakan dukungannya, lanjut Dadang, Kang Emil juga banyak memberikan masukan terkait strategi dan tips untuk meraih kemenangan kepada Bedas dan tim kampanye Bedas. "Banyak tips pemenangan yang diberikan (Kang Emil) berdasarkan pengalaman beliau," katanya.

Menurutnya, Kang Emil mendukung adanya perubahan besar di Kabupaten Bandung, agar Kabupaten Bandung ke depan menjadi daerah yang maju dan masyarakatnya sejahtera. Bahkan, kata Dadang, Kang Emil sudah menyiapkan berbagai program untuk Kabupaten Bandung jika Bedas memenangi Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

"Kami diberi arahan untuk pembangunan Kabupaten Bandung ke depan, termasuk dalam visi dan misi paslon harus sinergis dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) provinsi dan pusat, sehingga nanti dalam konteks ke depan kita terpilih pun bisa langsung jalan, tidak berandai-andai," paparnya.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, Bedas menaruh perhatian besar terhadap sejumlah sektor pembangunan di Kabupaten Bandung, di antaranya meningkatkan rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Bandung karena saat ini, rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Bandung baru 8,8 tahun atau masih kelas 2 SMP.

"Kalau saya jadi Bupati, saya akan bikin minimal menjadi 12 tahun wajib belajar pendidikan dasar. Dan Kang Emil pun mendorong saya untuk melakukan hal itu," imbuhnya. (Baca: 3 Paslon Resmi Bersaing Gantikan Dadang Naser-Gun Gun di Kabupaten Bandung)

Dia juga menyoroti belum meratanya fasilitas pendidikan, terutama sekolah formal tingkat SMP dan SMA. Dari 31 kecamatan yang ada, kata Dadang, masih banyak kecamatan yang tidak memiliki sekolah SMA Negeri.

"Begitu pun dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Sekarang rumah sakit daerah hanya ada tiga, yakni Soreang, Cicalengka dan Majalaya. Kalau saya jadi Bupati, saya akan bangun rumah sakit di tujuh dapil. Yang pertama, saya akan bangun rumah sakit di Kertasari-Pacet dan Ciwidey-Rancabali, itu yang sangat dibutuhkan masyarakat," bebernya.

Dadang juga menekankan, dengan besaran APBD yang mencapai Rp5-6 triliun per tahun, pembangunan di Kabupaten Bandung seharusnya lebih baik dibandingkan saat ini. Dia menduga, banyak terjadi kebocoran anggaran yang menyebabkan pembangunan di Kabupaten Bandung jalan di tempat.

"Saya sangat gembira dengan dukungan dari Kang Emil. Kami mengajak warga Kabupaten Bandung untuk melakukan perubahan. Mari bersama-sama bekerja keras dan mengawal agar pasangan Bedas menang di setiap TPS," tandasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved