Dipicu Korsleting Listrik, Rumah Milik Anggota TNI di Bima Ludes Terbakar

Minggu, 27 September 2020 - 01:45 WIB
loading...
Dipicu Korsleting Listrik, Rumah Milik Anggota TNI di Bima Ludes Terbakar
Rumah milik anggota TNI di Kelurahan Manden, Kecamatan Mpunda, Kota Bima ludes terbakar. Foto/INEWSTv/Edy Irawan
A A A
BIMA - Diduga akibat hubungan arus pendek listrik pada kabel Wifi, rumah milik seorang anggota TNI di kompleks perumahan elite Kelurahan Manden, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ludes terbakar, Sabtu (26/9/2020) malam.

Akibat kejadian ini, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, tak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu. Pemilik rumah sedang pergi saat kebakaran terjadi. (BACA JUGA: Pelaku Pungli Ditembak Mati Polisi, Warga Blokir Jalinsum )

Peristiwa kebakaran yang terjadi di rumah milik anggota TNI tersebut membuat warga sekitar lingkungan kompleks berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Beberapa warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebelum tiga mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian. (BACA JUGA: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )

Kobaran api yang semakin besar membuat warga Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima berdatangan membantu memadamkan api. Beruntung, tiga mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan memadamkan api yang nyaris merembet ke rumah warga lain. (BISA DIKLIK: Kerusuhan Mahasiswa dengan Polisi Pecah, Kendari Mencekam )

Terlihat sejumlah warga berusaha menyelamatkan tiga unit sepeda motor yang berada di garasi rumah dan satu unit mobil yang terparkir tak jauh dari lokasi kebakaran.

Meski kendaraan milik korban dapat terselamatkan, namun dipastikan seluruh barang berharga lainnya ludes terbakar. Api baru dapat dipadamkan setelah satu jam membakar seluruh isi rumah.

"Diduga kuat kebakaran ini akibat hubungan arus pendek listrik setelah ditinggal pergi oleh pemilik rumah," kata Roni Me'e, warga Kelurahan Mande.
(awd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2799 seconds (11.97#12.26)