Demo di Wajo Berakhir Ricuh, Jalan Poros Sempat Lumpuh Selama 3 Jam
Sabtu, 26 September 2020 - 18:19 WIB
loading...
Aksi unjuk rasa Mahasiswa dan warga di Wajo berakhir bentrok dengan kepolisian yang sempat melumpuhkan jalur trans Sulawesi. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) bersama sejumlah masyarakat Kecamatan Keera dan Pitumpanua berakhir bentrok dengan aparat kepolisian, Sabtu, (26/9/2020). Jalan poros nasional Trans Sulawesi lumpuh selama kurang lebih tiga jam lamanya.
Kordinator Aksi, Syaifullah AM menjelaskan, aksi unjuk rasa AMIWB yang berlangsung di jalan poros nasional, di Kecamatan Keera, bersama seluruh masyarakat Keera dan Pitumpanua, sejak awal berjalan kondusif.
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Dalam aksi tersebut masyarakat menuntut UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Walannae, Dinas Provinsi Kehutanan Sulsel, untuk mencabut patok kawasan hutan lindung di tanah masyarakat.
Namun aksi itu dinilai aparat kepolisian telah mengganggu arus lalu lintas di jalan poros nasional, sehingga aparat kepolisian mengambil langkah membubarkan paksa massa aksi dengan menembakkan gas air mata. Massa aksi yang tidak terima membalas tembakan polisi dengan menghujani aparat kepolisian dengan batu.
Kordinator Aksi, Syaifullah AM menjelaskan, aksi unjuk rasa AMIWB yang berlangsung di jalan poros nasional, di Kecamatan Keera, bersama seluruh masyarakat Keera dan Pitumpanua, sejak awal berjalan kondusif.
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Dalam aksi tersebut masyarakat menuntut UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Walannae, Dinas Provinsi Kehutanan Sulsel, untuk mencabut patok kawasan hutan lindung di tanah masyarakat.
Namun aksi itu dinilai aparat kepolisian telah mengganggu arus lalu lintas di jalan poros nasional, sehingga aparat kepolisian mengambil langkah membubarkan paksa massa aksi dengan menembakkan gas air mata. Massa aksi yang tidak terima membalas tembakan polisi dengan menghujani aparat kepolisian dengan batu.
Lihat Juga :