Didesak Periksa Kadis PUPR terkait Jalan Rumpin, Ini Kata Dirreskrimsus Polda Jabar

Sabtu, 26 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
Didesak Periksa Kadis...
Jalan Janala-Cicangkal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor telah rusak padahal baru selesai dibangun beberapa bulan lalu. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Polemik terkait cepat rusaknya Jalan Janala-Cicangkal yang baru selesai dibangun dengan dana APBD 2019 senilai Rp15,3 miliar di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat , terus bergulis.

Muncul desakan agar penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar segera memanggil dan memeriksa Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor Soebiantoro dan kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya. (BACA JUGA: Proyek Jalan di Rumpin Rusak, Polda Jabar Harus Panggil Kadis PUPR dan Kontraktor )

Direktur Ditreskrimus Polda Jabar KOmbes Pol Yaved Duma Parembang mengatakan, laporan dari masyarakat terkait dugaan kejanggalan proyek Jalan Janala-Cicangkal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor baru diterima penyidik pada Kamis (24/9/2020).

"Kamis kemarin (24/9/2020), laporannya baru masuk. Saat ini masih kami klarifikasi. Sabar, ya," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar kepada SINDOnews, Sabtu (26/9/2020). (BACA JUGA: Sakit dan Sesak Napas, 1 Penumpang Bus Meninggal di Rest Area )

Ditanya apakah pemanggilan terhadap Kadis PUPR sudah dilakukan atau belum? Kombes Pol Yaved Duma Parembang menjawab secara tersirat bahwa proses itu sudah dilakukan saat klarifikasi dilakukan. (BACA JUGA: Respons Kang Emil Saat Keluarga Inggit Garnasih Ungkit Janjinya )

Kapan rencana penyidik meminta ketrrangan dari pihak-pihak terkait proyek ini termasuk Kadis PUPR Kabupaten Bogor? Kombes Pol Yaved Duma mengemukakan pihaknya belum masuk ke tahap penyelidikan dan penyidikan. "Kami masih klarifikasi dulu," ujar Kombes Pol Yaved Duma.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pakar Hukum Margarito Kamis mengatakan, untuk mengetahui duduk persoalan proyek jalan tersebut menjadi jelas, penyidik kepolisian harus segera memanggil Kepala Dinas PUPR dan kontraktor proyek tersebut.

"Ya mau tidak mau kepala dinas PUPR dan kontaktor harus dimintai keterangan soal kerusakan dalam proyek jalan tersebut. Termasuk turun ke lapangan mencek kondisi jalan yang mengalami kerusakan," kata Margarito Kamis saat dihubungi SINDOnews.

Menurut dia, selain itu pihak kepolisian harus transparan dalam melakukan penyelidikan terhadap kerusakan yang terjadi di jalan yang baru selesai dibangun terebut.

Sebelumnya kontraktor Proyek Jalan Janala-Cicangkal menyatakan siap memperbaiki kerusakan di jalan yang didanai oleh APBD tahun 2019 senilai Rp15,3 miliar tersebut. Hal tersebut disampaikan Rudi Ferdinand kepada SINDOnews menanggapi pemberitaan soal kerusakan Jalan Janala-Cicangkal.

"Terima kasih informasinya, ya memang ada kerusakan setelah kita tinjau lagi. Kita akan perbaiki semuanya," kata Rudi Ferdinand, Jumat (25/9/2020).

Menurut dia, pihaknya akan berkoordinasi terkait perbaikan dengan instansi terkait. "Ya dalam waktu dekat kita akan perbaiki," timpalnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro mengatakan, pihaknya sudah mencek informasi soal kerusakan Jalan Janala-Cicangkal dan akan menindaklanjutinya. "Ya kita sudah cek," kata mantan Kadishub Kabupaten Bogor tersebut.

Namun saat ditanya soal dugaan lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR sehingga menyebabkan jalan tersebut rusak, mantan Kadishub Kabupaten Bogor tersebut enggan menjawab. "Saya takut salah menjawab. Nanti saya tanya ke Kabid dulu ya," tandasnya.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Hujan Lebat dan Angin...
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kabupaten Bogor, Puluhan Rumah Rusak dan Tanggul Jebol
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved