Gelis, Gantungan Botol Cantik Terbuat dari Pelepah Pohon Pisang
Sabtu, 26 September 2020 - 12:47 WIB
loading...
Gantungan ini terlihat stylish sehingga menarik untuk digunakan anak muda. Foto/SINDONews/Ho/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Pelepah pisang yang biasanya hanya ditinggal begitu saja usai panen, ternyata bisa dijadikan kerajinan yang unik dan bernilai ekonomi. Baru-baru ini, ada kerajinan menarik berupa gantungan botol bernama Gantungan Pelepah Pisang (Gelis).
Gelis, produk kerajinan cantik itu merupakan karya dari Yolanda Lettalia Sindytiono, Adelina Pratiwi, Sofi Azilan Aini, Arista Putri Sulistiana dan Nindy Kurniati Binti Sholihah. Mereka adalah tim Pekan Kretivitas Mahasiswa (PKM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) dari Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM).
Adelina Pratiwi mengatakan, Gelis merupakan salah satu gantungan untuk botol minum ramah lingkungan pendukung Zero Waste. Gantungan berbahan pelepah pisang ini terlihat stylish, sehingga menarik untuk digunakan anak muda.
"Berbahan dasar dari pelepah pisang membuat lebih ramah lingkungan, lantaran tidak banyak sampah yang dihasilkan," katanya, Sabtu (26/9).
Kata Adelina, selama ini biasanya masyarakat hanya memanfaatkan buah dan daun pisang saja. Sedangkan batang pisang sangat jarang dimanfaatkan. Kondisi itulah yang membuat banyaknya sampah batang pisang. "Jadi kami mencoba untuk mengolah untuk gantungan botol," ujarnya.
Gelis, produk kerajinan cantik itu merupakan karya dari Yolanda Lettalia Sindytiono, Adelina Pratiwi, Sofi Azilan Aini, Arista Putri Sulistiana dan Nindy Kurniati Binti Sholihah. Mereka adalah tim Pekan Kretivitas Mahasiswa (PKM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) dari Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM).
Adelina Pratiwi mengatakan, Gelis merupakan salah satu gantungan untuk botol minum ramah lingkungan pendukung Zero Waste. Gantungan berbahan pelepah pisang ini terlihat stylish, sehingga menarik untuk digunakan anak muda.
"Berbahan dasar dari pelepah pisang membuat lebih ramah lingkungan, lantaran tidak banyak sampah yang dihasilkan," katanya, Sabtu (26/9).
Kata Adelina, selama ini biasanya masyarakat hanya memanfaatkan buah dan daun pisang saja. Sedangkan batang pisang sangat jarang dimanfaatkan. Kondisi itulah yang membuat banyaknya sampah batang pisang. "Jadi kami mencoba untuk mengolah untuk gantungan botol," ujarnya.
Lihat Juga :