2 Gadis ABG Serang Diperkosa 7 Pemuda Mabuk di Kebun
Jum'at, 25 September 2020 - 20:26 WIB
loading...
Kapolres Serang AKBP Mariyono menanyai 5 dari 7 tersangka pemerkosaan terhadap 2 remaja perempuan di Serang, Banten. Foto/SINDOnews/Teguh Mahardika
A
A
A
SERANG - Dua remaja perempuan berusia 14 tahun, diperkosa secara bergiliran oleh 7 pemuda mabuk di sebuah kebun di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten. Setelah buron selama sebulan, 5 dari 7 pemuda mabuk warga Desa Blokang, Kecamatan Bandung ini berhasil diringkus di rumahnya masing-masing pada Kamis malam (24/9/2020).
Kelima tersangka yang kini mendekam di penjara itu, AM (19) SM (23) AN (18) ML (15) dan SR (19). Sedangkan dua pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran yaitu RA dan UC. (Baca juga: BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami 20 meter di Pesisir Selatan Jabar, Ini Penjelasannya)
Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, peristiwa mengenaskan yang menimpa gadis berinisial M dan B, warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ini terjadi pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian, kedua korban yang masih bertetangga ini sekitar pukul 18.30 WIB pamit pada kedua orang tuanya untuk membeli makanan kucing. (Baca juga: Miliki Harta Rp21 Miliar, Ini Rincian Kekayaan Gibran Rakabuming Raka)
"Setelah membeli makanan kucing, keduanya pergi ke Kawasan Industri Modern Cikande mencari spot foto untuk di-upload di Medsos dan bertemu dengan dua temannya," ungkap Kapolres saat menggelar conferensi pers di Aula Mapolres Serang, Jumat (25/9/2020).
Pada saat itu, terjadi keributan antar warga dua desa sehingga kedua korban tidak berani pulang dan minta diantarkan dua temannya. Karena takut jadi sasaran keributan, kedua rekan korban ini tidak berani mengantar kedua korban ke rumahnya. Tak jauh dari korban ada 7 pelaku yang sedang pesta miras.
Kelima tersangka yang kini mendekam di penjara itu, AM (19) SM (23) AN (18) ML (15) dan SR (19). Sedangkan dua pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran yaitu RA dan UC. (Baca juga: BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami 20 meter di Pesisir Selatan Jabar, Ini Penjelasannya)
Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, peristiwa mengenaskan yang menimpa gadis berinisial M dan B, warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ini terjadi pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian, kedua korban yang masih bertetangga ini sekitar pukul 18.30 WIB pamit pada kedua orang tuanya untuk membeli makanan kucing. (Baca juga: Miliki Harta Rp21 Miliar, Ini Rincian Kekayaan Gibran Rakabuming Raka)
"Setelah membeli makanan kucing, keduanya pergi ke Kawasan Industri Modern Cikande mencari spot foto untuk di-upload di Medsos dan bertemu dengan dua temannya," ungkap Kapolres saat menggelar conferensi pers di Aula Mapolres Serang, Jumat (25/9/2020).
Pada saat itu, terjadi keributan antar warga dua desa sehingga kedua korban tidak berani pulang dan minta diantarkan dua temannya. Karena takut jadi sasaran keributan, kedua rekan korban ini tidak berani mengantar kedua korban ke rumahnya. Tak jauh dari korban ada 7 pelaku yang sedang pesta miras.
Lihat Juga :