Hilangkan Ketegangan, 246 Personel Pemadam Kebakaran Tes Swab Sambil Dangdutan
Kamis, 24 September 2020 - 21:30 WIB
loading...
Ratusan personel pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi mengikuti swab tes.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Alunan musik dangdut terdengar keras di Kantor Dinas Kebakaran Kabupaten Bekasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Cikarang Barat, Kamis (24/9/2020). Alunan musik dangdut ini sengaja dihidupkan dengan suara keras guna menurunkan ketegangan sejumlah personel pemadam kebakaran yang tengah melakukan swab tes Covid-19 .
Sebanyak 264 personel dengan bibir sambil tersenyum mengikuti arahan tes dari petugas medis pemerintah. Musik dangdut yang dipasang melalui pengeras suara itu berhasil membuat rasa was-was mereka hilang. Para penjinak api ini pun terlihat lebih rileks, tidak lagi mengkhawatirkan bagaimana hasil swabnya.”Awalnya tegang takut positif, tapi saat musik dangdut mengudara, sedikit rilek dan santai,” kata Agus Dani, salah pejabat Dinas Kebakaran kepada SINDOnews Kamis (24/9/2020).
Sebelum ada musik, kata dia, semua personel merasa sangat cemas untuk mengikuti tes usap tersebut. Sebab, semuanya megkhatirkan hasil dari tes tersebut apakah positif atau negatif Covid-19. Dengan adanya lantunan irama dangdut, semua personel yang awalnya terdiam langsung rileks dan satu persatu mengikuti tes swab.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Hasan Basri mengakui, saat dia menginformasikan bahwa semua pegawainya wajib mengikuti tes swab, mereka langsung terlihat stres, tegang dan ketakutan.”Awalnya tegang, tapi sudah mencair. Wajar saja mereka baru pertama kali mengikuti tes ini, jadi sedikit menegangkan,” katanya.
Melihat kondisi itu, Hasan langsung berinisiatif memutarkan musik dangdut agar suasana menjadi cair. Walaupun personelnya tersebut memang terbiasa menghadapi situasi apapun, mulai dari kebakaran hebat hingga upaya penyelamatan warga masyarakat. Namun, tes usap merupakan barang baru bagi mereka. (Baca: Deteksi Covid-19, Kota Bekasi Telah Periksa 46 Ribu Spesimen)
Sebanyak 264 personel dengan bibir sambil tersenyum mengikuti arahan tes dari petugas medis pemerintah. Musik dangdut yang dipasang melalui pengeras suara itu berhasil membuat rasa was-was mereka hilang. Para penjinak api ini pun terlihat lebih rileks, tidak lagi mengkhawatirkan bagaimana hasil swabnya.”Awalnya tegang takut positif, tapi saat musik dangdut mengudara, sedikit rilek dan santai,” kata Agus Dani, salah pejabat Dinas Kebakaran kepada SINDOnews Kamis (24/9/2020).
Sebelum ada musik, kata dia, semua personel merasa sangat cemas untuk mengikuti tes usap tersebut. Sebab, semuanya megkhatirkan hasil dari tes tersebut apakah positif atau negatif Covid-19. Dengan adanya lantunan irama dangdut, semua personel yang awalnya terdiam langsung rileks dan satu persatu mengikuti tes swab.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Hasan Basri mengakui, saat dia menginformasikan bahwa semua pegawainya wajib mengikuti tes swab, mereka langsung terlihat stres, tegang dan ketakutan.”Awalnya tegang, tapi sudah mencair. Wajar saja mereka baru pertama kali mengikuti tes ini, jadi sedikit menegangkan,” katanya.
Melihat kondisi itu, Hasan langsung berinisiatif memutarkan musik dangdut agar suasana menjadi cair. Walaupun personelnya tersebut memang terbiasa menghadapi situasi apapun, mulai dari kebakaran hebat hingga upaya penyelamatan warga masyarakat. Namun, tes usap merupakan barang baru bagi mereka. (Baca: Deteksi Covid-19, Kota Bekasi Telah Periksa 46 Ribu Spesimen)
Lihat Juga :