Tinggal di Gubuk Reyot, Janda 3 Anak Selalu Diteror Ular dan Kalajengking

Kamis, 24 September 2020 - 05:35 WIB
loading...
A A A
Tinggal di Gubuk Reyot, Janda 3 Anak Selalu Diteror Ular dan Kalajengking


Di belakang persis gubuk reyot itu memang terdapat pohon-pohon bambu lebat di bagian kiri dan kanannya. Pohon bambu itu menjadi pembatas tebing di bawahnya dengan kedalaman sekira 10 meter. Tanpa turap atau penahan apapun, permukaan tanah dari gubuk reyot Nuraini memang bisa saja sewaktu-waktu tergerus dan longsor. "Makanya sementara ini kita mengungsi ke kontrakan petak di samping rumah, untuk sementara karena kasihan anak-anak saya masih kecil takut kenapa-kenapa. Apalagi bapaknya kan nggak ada," tambahnya lagi.

Nuraini beserta anak dan cucunya sudah hampir 2 bulan ini tinggal menyewa kontrakan kecil di dekat gubuknya. Harga sewanya Rp500.000 perbulan. Untuk membayarnya, dia mengandalkan hasil berjualan mie dan pendapatan putrinya dari bekerja di konter HP. "Bayarnya patungan. Belum tahu gimana ke depan, yang ada di pikiran saya cuman bagaimana membesarkan anak-anak saya ke depan," ucapnya.

Tak banyak harapan Nuraini, lantaran dinas terkait menyatakan tak mampu membangun gubuk reyot itu karena lahan di sana adalah milik keluarga dari almarhum suaminya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua RT03, Ahmad Juhdi Jazuli, membenarkan bahwa lahan yang dibangun gubuk itu adalah milik mertua dari almarhum suami Nuraini. Pihak dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) disebut tak bisa membangun gubuk itu lantaran surat tanah kepemilikannya bukan atas nama Nuraini atau suaminya. "Tanahnya masih punya saudara, bukan tanah dia, jadi nggak bisa dibantu sama dinas. Sebenarnya bisa bedah rumah, cuma si Nuraini nya harus izin minta persetujuan dari saudara almarhum suaminya, surat pernyataan dari ahli warisnya," ungkap Jazuli.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Rekomendasi
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved