Kembali Pimpin Dekopinwil Banten, Ratu Tatu Gelorakan Kebangkitan Ekonomi
Rabu, 23 September 2020 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Muswil Dekopinwil Banten dibuka langsung oleh Ketua Dekopin Nurdin Halid serta dihadiri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banten Tabrani, Kepala Dinsos Banten Nurhana dan para pimpinan Dekopinda dari delapan kabupaten/kota, serta para pelaku koperasi di Banten.
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, akibat dampak pandemi Covid-19, ekonomi Banten saat ini terkontraksi hingga minus 7,4 pada triwulan II. “Covid-19 berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat. Kami berharap, Dekopin bisa bersama-sama menguatkan pertumbuhan ekonomi, hingga mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya,
Sementara Ketua Dekopin Nurdin Halid mengatakan, Dewan Koperasi adalah organisasi yang harus menjaga independesi untuk menguatkan dan terus memajukan gerakkan koperasi di Indonesia. “Saya walau pun dari Partai Golkar, saya tidak pernah meminta para pelaku koperasi di Banten memilih Bu Tatu. Bahkan saya baru tahu ketika Bu Tatu terpilih menjadi Ketua Dekopinwil Banten. Artinya, kinerja Ibu Tatu ini diapresiasi,” ujarnya.
Menurutnya, di dalam tubuh Dekopin terdapat para tokoh politik dari berbagai partai politik. Baik dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra. “Ketika kami bicara koperasi, hanya warna merah putih. Kita tunduk pada undang-undang koperasi. Bersama memajukan ekonomi kerakyatan Bangsa kita,” ujarnya.
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, akibat dampak pandemi Covid-19, ekonomi Banten saat ini terkontraksi hingga minus 7,4 pada triwulan II. “Covid-19 berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat. Kami berharap, Dekopin bisa bersama-sama menguatkan pertumbuhan ekonomi, hingga mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya,
Sementara Ketua Dekopin Nurdin Halid mengatakan, Dewan Koperasi adalah organisasi yang harus menjaga independesi untuk menguatkan dan terus memajukan gerakkan koperasi di Indonesia. “Saya walau pun dari Partai Golkar, saya tidak pernah meminta para pelaku koperasi di Banten memilih Bu Tatu. Bahkan saya baru tahu ketika Bu Tatu terpilih menjadi Ketua Dekopinwil Banten. Artinya, kinerja Ibu Tatu ini diapresiasi,” ujarnya.
Menurutnya, di dalam tubuh Dekopin terdapat para tokoh politik dari berbagai partai politik. Baik dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra. “Ketika kami bicara koperasi, hanya warna merah putih. Kita tunduk pada undang-undang koperasi. Bersama memajukan ekonomi kerakyatan Bangsa kita,” ujarnya.
(alf)
Lihat Juga :