Miris, 3 Gadis di Bawah Umur di Sragen Jadi Korban Predator Seks
Rabu, 23 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
AKBP Raphael menambahkan, korban bukan hanya diancam di dunia maya media sosial, namun juga diancam akan dibunuh bila tidak menuruti kemauan tersangka melakukan hubungan layaknya suami istri, meski si korban juga sempat memberontak.
Dari pengakuan tersangka, diakui bahwa perbuatannya bukan hanya sekali ini, melainkan ada 2 korban lagi yang sudah melapor ke Polres Sragen . (Baca juga: Tanah Kas Desa Jadi SPBU, Pemdes Pacekelan Labrak Pemprov Jateng)
"Kesemuanya dilakukan dengan trik yang sama, yakni sempat melakukan pengancaman melalui dunia maya, melakukan kekerasan diantaranya mengancam akan membunuh dan memukul korban saat memberontak hendak disetubuhi," paparnya. (Baca juga: Pemkot Semarang Berikan Tabungan Bagi 1.000 Siswa SMP)
Pihaknya berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di wilayah Sragen. Untuk itu, ia mengimbau kepada warga Sragen agar berhati-hati saat bermedia sosial, dan melalukan pertemanan dengan orang tak dikenal.
Dari pengakuan tersangka, diakui bahwa perbuatannya bukan hanya sekali ini, melainkan ada 2 korban lagi yang sudah melapor ke Polres Sragen . (Baca juga: Tanah Kas Desa Jadi SPBU, Pemdes Pacekelan Labrak Pemprov Jateng)
"Kesemuanya dilakukan dengan trik yang sama, yakni sempat melakukan pengancaman melalui dunia maya, melakukan kekerasan diantaranya mengancam akan membunuh dan memukul korban saat memberontak hendak disetubuhi," paparnya. (Baca juga: Pemkot Semarang Berikan Tabungan Bagi 1.000 Siswa SMP)
Pihaknya berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di wilayah Sragen. Untuk itu, ia mengimbau kepada warga Sragen agar berhati-hati saat bermedia sosial, dan melalukan pertemanan dengan orang tak dikenal.
(boy)
Lihat Juga :