Gerakan Agam Terkoneksi Beri Akses Internet Gratis Hingga ke Pelosok Nagari
Rabu, 23 September 2020 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, sambung bupati, pengurus masjid dan pihak sekolah diminta untuk mengatur jadwal dari pukul 08.00 - 11.00 WIB. Jam tersebut dipilih supaya anak-anak ataupun masyarakat bisa mendapatkan paparan ultraviolet yang bagus untuk peningkatan imun tubuh.
Selain itu, melalui Agam Terkoneksi, Pemerintah Kabupaten Agam juga menginstruksikan instansi perkantoran, mulai perkantoran di ibu kota hingga perkantoran di tingkat nagari untuk membuka password akun wifi. Tidak hanya itu, perkantoran juga diminta untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan mengakses internet di lokasi tersebut.
"Kantor-kantor diminta untuk menyediakan kursi-kursi di halaman, sehingga masyarakat tidak perlu masuk ke dalam kantor, untuk di ibu kota contohnya di kawasan Gedung Olah Raga Rang Agam," ucap Dr. Indra Catri.
Dr. Indra Catri juga mengajak kepada masyarakat yang ekonominya terbilang mampu, untuk memasang layanan wifi. Hal itu dimaksudkan untuk membantu anak-anak atau tetangga yang memiliki keterbatasan mengakses internet.
"Ini sama seperti dulu ketika televisi bisa dihitung jari, hanya di rumah-rumah tertentu yang ada, jadi kalau ingin menonton sama-sama di sana. Demikian juga wifi ini, anak-anak tetangga yang tidak mampu bisa tertolong, terpenting bagaimana masalah anak-anak dalam menunjang pendidikan bisa terbantu," jelasnya.
Selain itu, melalui Agam Terkoneksi, Pemerintah Kabupaten Agam juga menginstruksikan instansi perkantoran, mulai perkantoran di ibu kota hingga perkantoran di tingkat nagari untuk membuka password akun wifi. Tidak hanya itu, perkantoran juga diminta untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan mengakses internet di lokasi tersebut.
"Kantor-kantor diminta untuk menyediakan kursi-kursi di halaman, sehingga masyarakat tidak perlu masuk ke dalam kantor, untuk di ibu kota contohnya di kawasan Gedung Olah Raga Rang Agam," ucap Dr. Indra Catri.
Dr. Indra Catri juga mengajak kepada masyarakat yang ekonominya terbilang mampu, untuk memasang layanan wifi. Hal itu dimaksudkan untuk membantu anak-anak atau tetangga yang memiliki keterbatasan mengakses internet.
"Ini sama seperti dulu ketika televisi bisa dihitung jari, hanya di rumah-rumah tertentu yang ada, jadi kalau ingin menonton sama-sama di sana. Demikian juga wifi ini, anak-anak tetangga yang tidak mampu bisa tertolong, terpenting bagaimana masalah anak-anak dalam menunjang pendidikan bisa terbantu," jelasnya.
Lihat Juga :