El Nino Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang hingga Awal Agustus 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:41 WIB
loading...
El Nino Menguat, BMKG:...
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak menguatnya El Nino yang memicu meluasnya musim kemarau, kekeringan hingga karhutla. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak menguatnya El Nino yang memicu meluasnya musim kemarau di Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga angin kencang di sejumlah wilayah hingga awal Agustus 2026.

BMKG dalam laporan pemantauan Dasarian II Juli 2026 menyebutkan, bahwa hasil pemantauan pada Dasarian II Juli 2026 menunjukkan bahwa musim kemarau terus meluas dan kondisi kering semakin mendominasi wilayah Indonesia.

Baca juga: BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan

Berdasarkan data tersebut, sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 72,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Curah hujan kategori rendah tercatat mencakup 92,93% wilayah, sedangkan kategori menengah sebesar 6,63% dan kategori tinggi hanya 0,45%.



“Kondisi ini juga tercermin dari sifat hujan, dimana 89,97% wilayah didominasi kategori bawah normal. Hingga periode tersebut, sebanyak 509 Zona Musim atau sekitar 72,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau,” tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Selasa (28/7/2026).

BMKG juga mengungkapkan bahwa dampak musim kemarau mulai dirasakan di berbagai daerah. Dampak kondisi kering mulai terlihat dari adanya laporan kekeringan pada periode 24–27 Juli 2026 di Jawa Tengah serta kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026

Menurut BMKG, kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap berkurangnya ketersediaan air, meluasnya titik panas, serta potensi kebakaran pada lahan yang mudah terbakar.

“Meski demikian, hujan lebat masih berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah wilayah akibat pengaruh dinamika atmosfer. Di tengah dominasi musim kemarau, hujan lebat masih terjadi secara lokal di sejumlah wilayah,” tulis keterangan BMKG.

Pada periode 24–27 Juli 2026, hujan lebat hingga sangat lebat tercatat di Sumatera Utara dengan intensitas 128 mm per hari, Sumatera Barat 116 mm per hari, Kalimantan Utara 88 mm per hari, Papua 87 mm per hari, dan Aceh 65 mm per hari.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial yang berdampak pada Sumatra bagian utara dan Sulawesi Tengah. Selain itu, Madden-Julian Oscillation (MJO) juga aktif di sebagian Sumatra bagian tengah hingga selatan. Sementara itu, Siklon Tropis Noul di Laut Filipina, sebelah utara Maluku Utara, turut meningkatkan suplai uap air dan pertumbuhan awan hujan, terutama di Kalimantan Utara.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah wilayah. Kondisi ini juga memicu peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 20 knot di sejumlah wilayah, sehingga potensi angin kencang, pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, dan gangguan aktivitas masyarakat juga perlu diwaspadai.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan langkah mitigasi. BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk menghemat penggunaan air, tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan indikasi titik api, khususnya bagi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat di wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan signifikan agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, menghindari pohon, baliho, maupun bangunan rapuh saat terjadi angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi dari BMKG,” imbaunya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Rekomendasi
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Profil Mitchell Baker,...
Profil Mitchell Baker, Striker Debutan Timnas Indonesia yang Langsung Cetak Hattrick
Berita Terkini
Sindikat Buzzer Penyebar...
Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks Dibongkar Polda Metro Jaya, Polisi Tangkap 8 Tersangka
El Nino Menguat, BMKG:...
El Nino Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang hingga Awal Agustus 2026
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved