Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Minggu, 26 Juli 2026 - 17:21 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyatakan tengah menyelidiki meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki peristiwa meninggalnya Sutrimo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026). Sutrimo disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh penyebab meninggalnya Sutrimo.
Baca juga: Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).
Budi menjelaskan, Sutrimo pertama kali ditemukan di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, namun nyawanya tidak tertolong.
"Prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," imbuh dia.
Baca juga: Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Terkait informasi yang menyebut Sutrimo merupakan Karumga Febrie Adriansyah, Budi mengatakan penyidik masih mendalami kebenarannya.
"Masih didalami (Karumga Febrie Adriansyah)," tandas dia.
Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh penyebab meninggalnya Sutrimo.
Baca juga: Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).
Budi menjelaskan, Sutrimo pertama kali ditemukan di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, namun nyawanya tidak tertolong.
"Prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," imbuh dia.
Baca juga: Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Terkait informasi yang menyebut Sutrimo merupakan Karumga Febrie Adriansyah, Budi mengatakan penyidik masih mendalami kebenarannya.
"Masih didalami (Karumga Febrie Adriansyah)," tandas dia.
(shf)
Lihat Juga :