Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

Jum'at, 24 Juli 2026 - 12:30 WIB
loading...
Kemenhut Bangun Rumah...
Ditjen Gakkum Kehutanan bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia membangun delapan unit hunian bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: Kemenhut
A A A
ACEH TAMIANG - Komitmen Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menghadirkan kebijakan kehutanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi sosial. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) membangun delapan unit hunian bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Program pembangunan hunian ini menjadi bentuk nyata kepedulian Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Semua rumah telah rampung dibangun dan kini ditempati oleh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.

Pembangunan hunian itu juga menjadi wujud pengamalan Budhi Bhakti Wirawana, kode etik Polisi Kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong dalam menjalankan tugas kepada masyarakat.

Baca juga: 7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup



Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menuturkan, semangat pengabdian yang terus didorong Menhut Raja Juli Antoni menjadi landasan bagi jajaran Polisi Kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Budhi Bhakti Wirawana mengajarkan bahwa pengabdian Polisi Kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya,” ujar Dwi seperti dilansir dari laman resmi Kemenhut, Jumat (24/7/2026).

Penyerahan delapan unit hunian dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan selaku Pembina Polisi Kehutanan kepada Datok Desa Sekumur. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bimbingan teknis pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang diselenggarakan Ditjen Gakkum Kehutanan.

Turut hadir Anggota Komisi IV DPR sekaligus Koordinator Satgas Galapana DPR RI dalam Pemulihan Bencana, T.A. Khalid. Ia mengajak masyarakat Desa Sekumur untuk terus bangkit dan mempercepat pemulihan pascabencana melalui pemberdayaan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Ketua Umum IPKI Sustyo Iriyono, mengatakan pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota Polisi Kehutanan dari berbagai daerah di Indonesia. “Hunian ini berdiri karena semangat kebersamaan keluarga besar Polisi Kehutanan. Setiap dukungan yang diberikan anggota menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang kami wujudkan melalui aksi nyata,” ujarnya.

Selain membangun hunian, IPKI juga akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi Taman Pendidikan Al-Qur'an di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kemenhut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial, sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli Antoni agar insan kehutanan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian hutan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Rekomendasi
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Berita Terkini
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved