Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
"Orientasi siswa umumnya masih terbatas pada profesi yang berkaitan langsung dengan penerbangan. Padahal, peluang melanjutkan pendidikan ke berbagai bidang keteknikan sangat terbuka. Karena itu, mereka perlu memahami strategi, pilihan studi, dan tahapan yang harus dipersiapkan untuk menjadi insinyur profesional," katanya, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Hamonangan, Indonesia membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia di bidang rekayasa dan teknologi. Lulusan SMK yang memiliki bekal keterampilan vokasi dinilai memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan tersebut apabila melanjutkan pendidikan hingga jenjang profesi.
Lihat video: Lulusan SMK Menganggur? Menjembatani Skill & Industri
Dalam pelatihan tersebut, siswa juga diperkenalkan dengan Program Profesi Insinyur sebagai tahapan lanjutan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana teknik. Melalui program itu, lulusan dapat memperoleh kompetensi profesi sekaligus gelar Insinyur sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Program Studi Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Imbuh Rochmad menilai pengenalan profesi insinyur perlu dilakukan sejak bangku sekolah agar siswa memiliki perencanaan karier yang lebih jelas.
"Harapannya, mereka tidak hanya bercita-cita bekerja setelah lulus SMK, tetapi juga memiliki visi untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi dan berkontribusi pada kemajuan teknologi Indonesia," ujarnya.
Menurut Hamonangan, Indonesia membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia di bidang rekayasa dan teknologi. Lulusan SMK yang memiliki bekal keterampilan vokasi dinilai memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan tersebut apabila melanjutkan pendidikan hingga jenjang profesi.
Lihat video: Lulusan SMK Menganggur? Menjembatani Skill & Industri
Dalam pelatihan tersebut, siswa juga diperkenalkan dengan Program Profesi Insinyur sebagai tahapan lanjutan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana teknik. Melalui program itu, lulusan dapat memperoleh kompetensi profesi sekaligus gelar Insinyur sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Program Studi Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Imbuh Rochmad menilai pengenalan profesi insinyur perlu dilakukan sejak bangku sekolah agar siswa memiliki perencanaan karier yang lebih jelas.
"Harapannya, mereka tidak hanya bercita-cita bekerja setelah lulus SMK, tetapi juga memiliki visi untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi dan berkontribusi pada kemajuan teknologi Indonesia," ujarnya.
Lihat Juga :